Home Ekbis 4 Langkah Memulai Budidaya Ikan Nila Bagi Pemula

4 Langkah Memulai Budidaya Ikan Nila Bagi Pemula

0

Pandemi Covid-19 yang belum berakhir menuntut kita untuk lebih kreatif, terutama dalam hal mencari penghasilan tambahan. Sektor pangan adalah salah satu bidang ekonomi yang justru mengalami peningkatan permintaan saat dunia diserang wabah yang berasal dari kota Wuhan, RRC tersebut.

Asupan gizi yang baik sangat disarankan para ahli kesehatan untuk meningkatkan imunitas tubuh agar dapat bertahan menghadapi virus yang konon ditularkan dari binatang Kelelawar tersebut. Asupan protein salah satunya.

Bagi kamu yang kreatif, Pandemi Covid-19 justru menjadi peluang bisnis. Budidaya ikan Nila salah satunya. Selain familiar, permintaan pasar akan salah satu jenis ikan air tawar berprotein tinggi ini cukup besar.

Buat kamu yang berminat memulai usaha budidaya ikan Nila, berikut ini kami sajikan tips budidaya ikan Nila untuk pemula dari Dede Adi Pramugitha, pembudidaya ikan asal Padukuhan Sabrangwetan, Wukirsari, Cangkringan, Sleman.

Tips budidaya ikan Nila menggunakan kincir air,

Yang pertama kali harus dilakukan adalah mempersiapkan lahan, untuk itu Mas Dede menjelaskan beberapa kriteria, yakni;

  1. Usahakan lahan yang akan digunakan untuk kolam mendapat sinar matahari langsung.
  2. Kedalaman kolam idealnya 1,5 meter.
  3. Kolam bisa dibuat permanen atau non permanen (untuk kolam non permanen kedalaman 1,5 meter, tebal dinding kolam dibuat lk 2-3 m)
  4. Suplai air yang cukup serta arusnya tidak terlalu deras.
  5. Volume air yang masuk dan keluar kolam harus seimbang.

Langkah kedua yakni menyiapkan perlengkapan pendukung

  1. Kincir air untuk menambah suplai oksigen bagi ikan (lahan seluas 400-500 meter persegi membutuhkan kincir berdaya 1 Pk).
  2. Listrik.
  3. Genset (antisipasi apabila listrik mati).
  4. Plastik mulsa/ plastik UV untuk melapisi dinding kolam.

Ketiga, pemilihan bibit

  1. Pastikan bibit ikan Nila jelas asal usul dan usianya.
  2. Gunakan bibit glondong ukuran 50-70 ekor per kilogram.

Terakhir, siapkan pakan. Menurut Mas Dede, setiap 400 kilogram bibit ikan Nila yang ditebar membutuhkan 110 zak pakan berisi 30 kilogram untuk setiap zak-nya.

*Catatan

  • Untuk kolam ukuran 500 meter persegi dengan kedalaman 1,5 meter bisa ditebar 20.000 ekor bibit atau setara dengan 400 kg bibit nila.
  • Jangka waktu panen pertama dari awal bibit ikan Nila ditebar adalah 2 bulan, untuk selanjutnya secara berkala bisa dipanen secara berkala untuk jangka waktu sebulan berikutnya.
  • Kebersihan kolam harus terus dijaga.
  • Bila dipelihara dengan benar, setiap 400 kilogram bibit yang ditebar dapat menghasilkan panen ikan sebanyak 2,5 sampai 3 ton.

Selamat mencoba 😀 (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here