
Jakarta, benang.id – Jakarta Illustration and Creative Arts Fair (JICAF) berkolaborasi dengan KAHF (brand dari PT Paragon Technology & Innovation) menghadirkan 10 karya terbaik finalis League of Extraordinary Youth (LOEY) pada art fair yang fokus pada ilustrasi dan seni visual pada 18 September hingga 5 Oktober 2025 di The Space, Senayan City, Jakarta Pusat.
Kesepuluh karya terbaik ajang LOEY ini turut mejeng bersama ratusan karya lainnya dari 85 ilustrator yang lolos seleksi boleh meramaikan arena The Space.
“JICAF tahun ini angkat tema New Vibes dan mengajak semua stakeholder ekosistem ilustrasi. Kita ingin ilustrator itu bisa naik kelas. Jadi selain teman-teman ilustrator profesional, kami juga mengajak adik-adik yang lebih muda untuk bisa naik level ketemu dengan para mentor dan menghasilkan karya yang bagus,” kata Sunny Gho— Co-Founder & Fair Director JICAF pada acara KAHF LOEY Super Moment, di The Space, Senayan City, Jumat (26/9/2025).

Hadir pula di acara ini, antara lain: Andrie Kurniarahman– Group Head of Brand Development Kahf, Kunto Aji– Kahf Bro Representative di Bidang Seni, Sarkodit– Illustrator & Host Illustrator of LOEY JICAF 2025, serta 3 Finalis LOEY JICAF 2025.
“Sepuluh karya terbaik LOEY dapat dilihat di tembok sebelah kanan, ini persembahan JICAF tahun ini untuk mengajak teman-teman pelajar usia 13 sampai 18 untuk bisa naik level, dan ke depan dapat terus ikut berpameran di ajang JICAF,” ujar Sunny Gho.
Ia menjelaskan bahwa pada ajang LOEY kali ini ada 200-an karya yang ikut. Setelah dikurasi akhirnya terpilih 10 karya terbaik itu. “Kami senang banget ternyata Indonesia tak pernah kehabisan talent, tidak pernah kekurangan bakat,” imbuhnya.

Lebih jauh Sunny Gho mengatakan bahwa LOEY memang dimaksudkan sebagai sarana regenerasi. Ia ingin memfasilitasi platform teman-teman muda SMP-SMA dapat melihat gambaran bahwa ilustrasi adalah profesi atau bidang seni visual yang bisa memiliki masa depan.
“Kenapa SMP-SMA karena jika sudah kuliah mereka sudah menentukan pilihan mau kemana. Kalau SMP-SMA mungkin masih punya pilihan. Kita ingin menajamkan pandangan mereka terhadap seni ilustrasi sedini mungkin, sehingga ketika memilih jurusan di kuliah bisa memantapkan diri,” jelasnya.
Andrie Kurniarahman– Group Head of Brand Development Kahf, mengatakan Kahf selalu percaya dengan anak-anak kaum muda. “Kahf sendiri dibikin oleh anak muda. Jadi brand Kahf sendiri jiwanya anak muda. Waktu membuat Kahf value-nya adalah membersamai para anak muda dalam menjalani passion-nya masing-masing, dan tumbuh bareng-bareng ikut berkembang menjadi better person,” jelasnya.

Menurutnya, JICAF sangat pas dengan brand Kahf. “Kita melihat JICAF mengembangkan talenta-talenta baru dan memberikan ruang bagi mereka untuk bisa berekspresi dan mengkreasikan pikirannya, aspirasinya, dan saya harapkan mereka juga bisa belajar sekaligus meng-influence masyarakat sekitar,” imbuhnya.
Sarkodit melihat bahwa program LOEY dan JICAF sangat membantu memberikan gambaran masa depan ilustrasi kepada talenta muda. “Ada juga role model, ilustrator-ilustrator yang sudah bekerja sesuai bidangnya masing-masing di dunia ilustrasi, seni, dan sebagainya sehingga mereka bisa yakin dengan hobinya bisa berjalan terus. Ini menguatkan mereka dan tidak ragu lagi,” jelasnya.
Sementara Kunto Aji mengungkapkan rasa senang melihat anak-anak muda usia 13-18 tahun sudah memiliki wadah seperti LOEY dan JICAF. “Mereka dipertemukan dengan mentor dan diperkenalkan kepada dunia kuratorisme, dan bisa ketemu dengan seniman-seniman lain, dan berkumpul dengan anak-anak seumuran dengan interest yang sama. Jaman dulu barrier -nya cukup tebal bagi seorang untuk menjadi seniman,” tandasnya.
Hadirkan 764 Karya

Tidak hanya hadir buat mejeng karya seni saja. JICAF juga menawarkan konsep Supermarket Artwork. Di sini pengunjung bisa membeli karya seni para ilustrasi yang harganya tidak mahal-mahal amat, di antaranya ada art print, wearable art, trinket sampai toys.
Menurut Sunny Gho, tahun ini jumlah karya seni yang submit meningkat. Tahun lalu hanya ada 570, sekarang naik menjadi 764 karya. Ia menilai hal itu merupakan bukti bahwa JICAF telah berhasil menjadi tren dalam art scene di Tanah Air. JICAF juga menjadi ruang untuk menyatukan ide kreatif dan memperluas jejaring antar seniman. (*/GK)


