PUKAT KAJ Gelar Run4U2026 ”Run for Earth: Green Steps, Better Planet”

0
Kardinal Suharyo (ketiga dari kiri) memberikan penjelasan dalam acara konferensi pers Run4U2026, di Katedral Jakarta, Jumat (27/2/2026). Foto: benang.id/Gora Kunjana

Pendaftaran Run4U 2026 dimulai hari ini, 1 Maret 2026 melalui https://linktr.ee/Run4u_ID

Jakarta, benang.id – Profesional dan Usahawan Katolik Keuskupan Agung Jakarta (PUKAT KAJ) kembali menyelenggarakan kegiatan olahraga tahunan sekaligus aksi kemanusiaan (charity run), bertajuk Run4U. Dan, untuk tahun ini, Run4U2026 mengusung tema “Run for Earth: Green Steps, Better Planet”, yang selaras dengan Arahan Dasar (Ardas) KAJ 2026, yakni “Keutuhan Alam Ciptaan”.

Tema KAJ tahun ini mengajak anggota Gereja dan masyarakat untuk peduli dan aktif menyembuhkan “luka-luka” alam yang disebabkan oleh tindakan manusia. KAJ juga mengajak masyarakat untuk melakukan tindakan nyata dengan menjaga kelestarian lingkungan alam dan pemakaian sumber daya dengan lebih bijak yang dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Run4U 2026 hadir sebagai ajakan bagi masyarakat umum untuk hidup lebih sehat melalui olahraga lari, sekaligus menjadi gerakan nyata dalam merawat lingkungan hidup sebagai perwujudan kasih.

Uskup KAJ Mgr Ignatius Kardinal Suharyo mengungkapkan, saat ini terjadi krisis lingkungan yang serius di Indonesia, seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem. Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulanan Bencana, per 2025 tercatat bahwa hampir 99% dari total bencana di Indonesia disebabkan oleh kerusakan alam akibat tindakan manusia. Tercatat 3.116 kasus kejadian bencana, di mana banjir menempati urutan pertama dengan 1.584 kasus.

Mgr Ignatius Kardinal Suharyo – Uskup Keuskupan Agung Jakarta memberikan pernyataan dalam acara konferensi pers, di Katedral Jakarta, Jumat (27/2/2026). Foto: benang.id/Gora Kunjana

“Krisis ini terjadi di seluruh Indonesia dari wilayah Sumatra yang terdampak kerusakan paling parah, hingga wilayah Jabodetabek menghadapi masalah polusi udara, pencemaran air, krisis sampah, dan penurunan muka tanah,” jelas Kardinal Suharyo, dalam acara Konferensi Pers Run4U, di Ruang Maria Yosef, Kompleks Katedral Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Hadir juga dalam konferensi pers, Reymund Levy – Ketua Pukat KAJ, Sr Irena Handayani OSU – Gerakan Laudato Si’ Indonesia, Cyprianus Lilik– Ketua Laudato Si Nasional, dam Alexzander Zaputra Tedja – Ketua Panitia Run4U 2026.

Kardinal Suharyo melanjutkan, melihat kondisi yang sangat memprihantikan ini, KAJ mengajak masyarakat untuk secara aktif melakukan tindakan sederhana yang berdampak. Seperti perubahan gaya hidup dengan menghemat listrik dan air, pengelolaan sampah, pemanfaatan lahan dan melakukan edukasi sejak dini tentang pentingnya menjaga lingkungan.

“Oleh karena itu, KAJ mengapresiasi PUKAT KAJ yang turut menggaungkan pesan ini melalui kegiatan positif berolah raga bersama dan inisiasi melakukan donasi pada Gerakan Laudato Si’ yang memiliki program pelestarian lingkungan hidup,” imbuh Kardinal Suharyo.

Reymund Levy– Ketua Pukat KAJ (ke-4 dari kiri) memberikan penjelasan dalam acara konferensi pers Run4U2026, di Katedral Jakarta, Jumat (27/2/2026). Foto: benang.id/Gora Kunjana

Ketua PUKAT KAJ Reymund Levy menyampaikan bahwa Run4U hadir sebagai wadah konkret bagi semua untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat melalui olahraga, membangun semangat berbagi lewat donasi, serta mewartakan kabar baik yang selaras dengan misi intentio dantis tahun ini dalam merawat bumi.

“Tahun ini penyaluran donasi Run4U2026 akan dilakukan melalui Gerakan Laudato Si’ Indonesia dan kegiatan sosial lain yang dilakukan oleh PUKAT KAJ. Berkaca pada antusiasme luar biasa di tahun-tahun sebelumnya, kami mengundang kembali umat Katolik dan publik luas untuk berpartisipasi, baik sebagai pelari maupun mitra sponsor, guna mensukseskan kegiatan Run4U2026 ini,” jelasnya.

Cyprianus Lilik– Ketua Laudato Si Nasional (tengah) menyampaikan penjelasan dalam acara konferensi pers Run4U2026, di Katedral Jakarta, Jumat (27/2/2026). Foto: benang.id/Gora Kunjana

Ketua Laudato Si Nasional Cyprianus Lilik menggatakan bahwa Gerakan Laudato Si’ Indonesia (GLSI) lahir sejak tahun 2021dan merupakan bagian dari Laudato Si’ Movement yang sebelumnya dikenal sebagai Global Catholic Climate Movement. Gerakan ini hadir sebagai tanggapan konkret atas ensiklik Paus Fransiskus paska terjadinya tragedi Topan Super Haiyan pada tahun 2015 yang berdampak pada 11 juta orang.

“Saat ini Laudato Si’ Movement memiliki 16 ribu lebih animator yang tersebar di 115 negara, 80 chapter yang terdaftar dan terdapat lebih dari 300 organisasi aktif, termasuk di Indonesia. GLSI menggandeng dan memberikan ekosistem pelatihan bagi animator untuk berbagi praktik baik dan berperan aktif dalam menyebarkan animasi informatif terkait ekologi,” ujarnya.

Sr Irena Handayani OSU – Perwakilan Gerakan Laudato Si’ Indonesia (kiri), menyampaikan penjelasan dalam acara konferensi pers Run4U2026, di Katedral Jakarta, Jumat (27/2/2026). Foto: benang.id/Gora Kunjana

Sr Irena Handayani OSU – Perwakilan Gerakan Laudato Si’ Indonesia, menambahkan dengan visi merawat bumi sebagai rumah bersama, GLSI mengemban misi untuk mengarusutamakan gaya hidup berkelanjutan, mewujudkan keadilan iklim.

“Selain itu kami juga berusaha untuk memperkuat kapasitas anggota kami melalui pelatihan Animator Laudato Si’. Dalam upaya edukasi perawatan dan pelestarian lingkungan, kami melakukan penanaman mangrove serta pengelolaan sampah terpadu. Mengingat urgensi tantangan lingkungan yang dihadapi, dukungan seluruh masyarakat sangat diperlukan dalam mengemban visi ini, salah satunya melalui partisipasi dalam kegiatan Run4U 2026 guna memastikan keberlanjutan ekosistem demi masa depan bersama,” tuturnya.

Alexzander Zaputra Tedja – Ketua Panitia Run4U (kedua dari kiri) menyampaikan penjelasan seputar Run4U2026 dalam acara konferensi pers Run4U2026, di Katedral Jakarta, Jumat (27/2/2026). Foto: benang.id/Gora Kunjana

Dalam kesemnpatan yang sama, Alexzander Zaputra Tedja – Ketua Panitia Run4U menyatakan, bahwa antusiasme masyarakat di tahun-tahun lalu menjadi motivasi bagi panitia untuk kembali menghadirkan Run4U sebagai gerakan sehat yang peduli alam.

“Kami mengajak umat dan masyarakat umum, serta para donatur dan sponsor, untuk bersama-sama mendukung keberhasilan acara ini. Sesuai dengan Arah Dasar KAJ, kami yakin bahwa setiap langkah kecil yang kita lakukan secara kolektif akan membawa dampak besar bagi ekosistem kita,” pungkasnya.

(Ki-ka): Sr Irena Handayani OSU – Perwakilan Gerakan Laudato Si’ Indonesia, Alexzander Zaputra Tedja – Ketua Panitia Run4U, Mgr Ignatius Kardinal Suharyo– Uskup Keuskupan Agung Jakarta, Reymund Levy– Ketua Pukat KAJ, Cyprianus Lilik– Ketua Laudato Si Nasional, dan Lawrence Tjandra– Moderator. Foto: benang.id/Gora Kunjana

Run4U 2026 akan diadakan secara offline dan virtual dengan detil sebagai berikut:
o Pendaftaran: 1 Maret – 30 April 2026
o Periode Donasi : 1 Maret – 7 Juni 2026
o Periode Lari Virtual : 1 – 30 April 2026 (1 Bulan)
o Race Day : Minggu 7 Juni 2026 di QBIG BSD City.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui linktree instagram @run4u_id dengan harga sebagai berikut :
• Early Bird 1-7 Maret 2026:
o Virtual Race Only (21 km accumulation) Rp. 199.000,00
o Hybrid 2.5 km + (21 km accumulation) Rp. 199.000,00
o Hybrid 5 km + (21 km accumulation) Rp. 249.000,00
o• Harga Normal:

o Virtual Only (21 km accumulation) Rp. 249.000,00
o Hybrid 2.5 km + (21 km accumulation) Rp. 249.000,00
o Hybrid 5 km + (21 km accumulation) Rp. 299.000,00
o Hybrid 10 km + (21 km accumulation) Rp. 299.000,00

Panitia Run4U2026 foto bersama Pastor Kepala Paroki Katedral Jakarta Rm Macarius Maharsono Probo SJ. Foto: benang.id/Gora Kunjana

Pada saat pemdaftaran peserta Run4U 2026 mempunyai pilihan untuk juga diharapkan dapat berkontribusi lebih untuk menjadi PEJUANG DONASI, artinya iya bisa menjadi perpanjangan tangan mengajak orang lain untuk berdonasi lewat diri atau kelompoknya yang hasilnya nanti akan digunakan untuk mendukung program Gerakan Laudato Si’ Indonesia untuk merawat Bumi, Rumah Kita Bersama. (*/GK)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here