
Jombang, benang.id – Serangkaian kegiatan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-92, Gerakan Pemuda (GP) Ansor menggelar kegiatan gowes bertajuk Ziarah Akbar & SEPEDA (Satukan Energi Pemuda Indonesia) pada Minggu (26/4/2026).
Kegiatan gowes yang diikuti oleh ribuan peserta terdiri dari unsur kader, komunitas sepeda, hingga organsisasi kepemudaan lintas iman ini, menempuh jarak 123 Km dari Bangkalan ke Jombang, dengan melintasi enam kabupaten/kota. Start dimulai pukul 06.00 dari Bangkalan, gowes finish di pesantren Tambak Beras Jombang pukul 20.00
“Kegiatan ini tujuan utamanya untuk mengingat peran para ulama NU yang telah memberikan teladan, terutama bagi anak muda, untuk mengambil peran lebih dalam khidmat untuk umat. Kita ingin mengenang perjalanan yang tidak mudah, penuh tawadu seperti yang dilakukan oleh Kiai As’ad, yang membawa isyarah pendirian NU dari Mbah Kholil Bangkalan kepada Mbah Hasyim Asyari,” jelas Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Dr H Addin Jauharudin.
Menurutnya ini bukan sekadar teladan yang tidak hanya berlaku bagi kalangan anak muda NU sebagai generasi penerus. Tetapi juga untuk semua karena di dalamnya tersirat pesan perjuangan dan keyakinan yang demikian kuat dan luhur.

“Mungkin kala itu, Kiai As’ad masih seumuran kita anak muda. Dan inilah nilai penting, bahwa dengan keyakinan dan ketakdziman, bisa mencapai mimpi-mimpi kita, bisa berperan untuk hal yang besar, untuk negeri,” imbuhnya.
Oleh karena itu, Addin mengatakan bahwa melalui gowes, diharapkan agenda ini menjadi hub anak muda, tidak hanya untuk memahami perjuangan dalam betangan sejarah. Tetapi juga tentang pengembangan diri melalui kreativitas dan inovasi diri.
“Dengan menjadikan setiap kegiatan sebagai hub anak muda, maka kami meyakini jika energi anak muda itu disatukan akan bisa berdampak sedemikian besar bagi Indonesia,” tukasnya.
Kegiatan ini juga menjadi ajang peningkatan ekenomi UMKM. Di setiap pos istirahat, lokasi dan hidangan yang disajikan dirancang untuk menunjang dan memperkenalkan potensi daerah.
“Ada di beberapa titik yang menyediakan makanan khas daerah, dengan lokasi yang di dalamnya banyak berjejer produk UMKM. Termasuk juga oleh teman-teman lintas iman, di mana kita diperbolehkan istirahat di halaman gereja,” ujarnya.
Mengawali perjalanan dari Bangkalan, para peserta juga melakukan ziarah dan silaturahmi dengan para dzuriah Syaikhona Cholil Bangkalan. Di titik finish, peserta juga menggelar kegiatan yang sama di Kompek Makam Pahlawan Nasional, KH Abdul Wahab Hasbullah.
Untuk menjaga keterhubungan kader Ansor dengan para ulama, Addin meminta kepada seluruh kader agar menziarahi para ulama yang menyebarkan Islam di daerah masing-masing.
“Dalam momentum Harlah ini, mari lakukan ziarah serentak kepada para penyebar Islam di daerah masing-masing, muassis NU setempat, makam makam kesultanan dan lakukan silaturahmi dengan para kiai dan pimpinan pondok pesantren,” tutup Addin. (*/GK)


