Belum Lama Dibuka, Underpass YIA Jadi Track Adu Cepat

0
Underpass Yogyakarta International Airport, Kulon Progo. (Foto: Istimewa)

KULON PROGO, Benang.id – Belakangan ini tengah viral video balapan mobil di underpass YIA yang belum lama diresmikan di Kulon Progo. Nampak dalam video berdurasi 30 detik dua sedan warna putih beradu kecepatan dengan knalpot menggelegar.

Kedua mobil tersebut nampak berjajar di jalur sebelah kiri dalam posisi start. Keduanya pun langsung memacu mendaraan diikuti bunyi knalpot yang menggelegar. 

Merespon video yang beredar itu, Pejabat Pembuat Komitmen Satuan kerja Pelaksanaan Jalan Nasional wilayah DIY, Kementerian PUPR, M Sidik Hidayat mengaku belum tahu adanya mobil itu.  

“Kita akan cek. Di situ (underpass) standarnya (kecepatan) 40 km/jam,” katanya pada Selasa (17/2/2020).

Pihak kepolisian pun turun tangan merespon adanya video penggunaan underpass YIA yang tak semestinya itu. Mereka langsung turun melakukan penyelidikan. Kurang dari 24 jam, mereka berhasil mengantongi identitas pengemudi kedua sedan putih tersebut. 

Kapolres Kulonprogo AKBP Tartono memastikan bahwa video tersebut bukan video balapan liar. Kabarnya kedua sedan tersebut adu cepat dalam rangka pembuatan film namun belum mengantongi izin dari pihak terkait. Berdasarkan informasi dari penyelidikan yang diperoleh kedua sedan itu sedang membuat video untuk kepentingan komunitas mobil yang ada di Surabaya.

“Peristiwanya benar, tetapi bukan balap liar. Dia membikin film makanya penjelasannya besok saat rilis,” pungkas Tartono.

Pihaknya pun telah menahan surat-surat kedua pengemudi sedan putih tersebut. Polres Kulon Progo rencananya akan merilis terkait video tersebut. Pengemudi cukup kooperatif kepada petugas. Mereka siap datang untuk menjelaskan kejadian yang sebenarnya.

Atas pelanggaran keduanya, polisi telah menjatuhkan sanksi. Polisi langsung menerapkan penilangan kepada pengemudi. 

“Belum ada izin, surat kami tahan. Meski alasannya buat film tapi tetap masuk kategori mengganggu ketertiban umum. Karena menggunakan penuh ruas jalan,” ujarnya.

Kapolres Kulon Progo menegaskan bahwa apa yang dilakukan dalam video ini tidak dipersepsikan dengan kegiatan kenakalan remaja. Menurutnya trek-trekan bukan pada tempatnya tidak boleh dilakukan lantaran bisa membahayakan.

“Kecepatan tinggi gak boleh, sudah diatur rambu dan kecepatan sudah diatur,” pungkasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here