Home Dunia Dinkes DIY Minta Masyarakat Waspada dan Lakukan Pencegahan soal Virus Corona

Dinkes DIY Minta Masyarakat Waspada dan Lakukan Pencegahan soal Virus Corona

0
Ilustrasi virus.

YOGYAKARTA, Benang.id – Kasus virus corona di Wuhan, Cina masih belum berujung. Bahkan, dikabarkan bahwa jumlah pasien yang meninggal akibat virus corona makin bertambah.

Sampai tanggal 26 Januari 2020 sudah ada 2.118 kasus suspect dengan total kematian 56 orang yang sebagian besar kasus berasal dari daerah Wuhan, Cina. Bahkan, sejumlah negara lain juga telah terpapar virus corona seperti Mainland China, Hongkong, Thailand, Macau, US, Australia, Jepang, Malaysia, Singapore, Taiwan, Prancis, Korea Selatan, Vietnam, Canada, dan Nepal.

Sesuai dengan perkembangan yang ada, kasus virus corona dapat menular antar manusia. Hingga saat ini, belum ditemukan vaksin yang mampu mencegah virus corona tersebut.

“Sampai 26 Januari 2020, belum ada penderita pneumonia akibat novel coronavirus di Yogyakarta. Upaya kewaspadaan dini telah dilaksanakan oleh jajaran Pemerintah DIY bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,” ujar Kepala Dinas Kesehatan DIY Drg. Pembajun Setyaningastuti, Selasa (28/1/2020).

Pihaknya pun langsung mengaktifkan surveilans di pintu masuk yang ada di DIY di antaranya Bandara Internasional Adisutjipto dan Yogyakarta International Airport (YIA). Kepada rumah sakit, puskesmas, dan klinik, diberikan surat edaran kewaspadaan untuk meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan alat pelindung diri sesuai standar.

Pihaknya juga memberikan edukasi pada masyarakat terkait dengan virus corona melalui media sosial.

“Tindakan kewaspadaan dan pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat untuk menghindari penularan pneumonia akibat Novel Coronavirus,” jelasnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat yang mengalami gejala demam, batuk, sesak nafas dan baru kembali dari negara terjangkit dalam 14 hari sebelum sakit agar segera berobat ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Di samping menerapkan etika batuk (menutup mulut/hidung saat bersin atau batuk dengan menggunakan tissue), ia meminta agar para tenaga medis menggunakan masker jika sakit.

“Sering mencuci tangan terutama setelah batuk atau bersin, sebelum dan sesudah menyiapkan makanan, sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah merawat binatang,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here