Home Ekbis Inflasi DIY Meningkat, Keyakinan Konsumen Tetap Terjaga

Inflasi DIY Meningkat, Keyakinan Konsumen Tetap Terjaga

0
Ilustrasi inflasi. (Foto: Pixabay)

Yogyakarta, Benang.id – Pada Februari 2020, Inflasi DIY tercatat meningkat dibanding bulan sebelumnya menjadi 0,40% (mtm/month to month). Dengan realisasi tersebut, laju inflasi DIY secara akumulatif sampai dengan Februari 2020 tercatat 0,67% (ytd/year to date) atau 3,08% (yoy/year of year). Capaian inflasi DIY sedikit lebih tinggi dibanding inflasi Nasional, yaitu 2,98% (yoy/year of year). Meskipun demikian, inflasi DIY masih berada pada sasaran yang ditetapkan, yakni 3,0%±1% (yoy/year of year) dan keyakinan konsumen tetap terjaga baik, tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen Februari 2020 yang masih tinggi 119,68 yang menunjukkan konsumsi masyarakat masih cukup kuat.

Peningkatan inflasi yang terjadi pada Februari 2020, terutama kelompok harga pangan bergejolak (volatile food). Sementara, tekanan harga dari kelompok inti (core inflation) relatif stabil dan kelompok harga yang diatur pemerintah (administered prices) justru mengalami deflasi.

Inflasi kelompok volatile food meningkat, utamanya disebabkan oleh komoditas bawang putih dan cabai merah. Harga bawang putih di DIY maupun nasional dipengaruhi oleh faktor menurunnya pasokan impor dari Tiongkok. Semakin merebaknya virus Covid-19 di Tiongkok telah memunculkan kekhawatiran bagi pedagang apabila impor dari Tiongkok dihentikan. Selain itu keterlambatan rekomendasi impor turut menyebabkan realisasi impor bawang putih terhambat. Secara nasional impor bawang putih sepanjang Jan-20 turun 98,6% (mtm) dibanding periode sebelumnya. Namun pemerintah dan TPID telah melakukan berbagai upaya pengawasan untuk mencegah penimbunan stok dan mempercepat penerbitan rekomendasi impor. Dampaknya sejak pertengahan Februari 2020 harga bawang putih berangsur menurun dan diperkirakan pada Maret 2020 harga bawang putih sudah akan stabil

Harga komoditas aneka cabai melonjak akibat faktor pasokan yang menurun. Berdasarkan rata-rata realisasi panen pada tahun sebelumnya, produksi cabai merah di triwulan I merupakan yang terendah di sepanjang tahun. Selain masih masuknya masa tanam, curah hujan yang tidak menentu dan berkembangnya penyakit tanaman turut menyebabkan produksi cabai berkurang drastis

Bank Indonesia memperkirakan inflasi DIY 2020 akan berada pada titik tengah sasaran. Untuk mencapai sasaran tersebut, Bank Indonesia bersama TPID DIY berkomitmen untuk terus memantau perkembangan harga dan kecukupan stok pangan serta pelaksanaan distribusinya. Selain itu, juga akan terus meningkatkan sinergi dan koordinasi antar lembaga agar stabilitas harga di DIY dapat terus terjaga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here