Home Berita Kaum Disabilitas di Yogyakarta Didorong Jadi Pioneer Gerakan Ketahanan Pangan

Kaum Disabilitas di Yogyakarta Didorong Jadi Pioneer Gerakan Ketahanan Pangan

0
Ilustrasi ketahanan pangan. Foto: Pexels

YOGYAKARTA, Benang.id – Kaum disabilitas di 8 kelurahan Kota Yogyakarta didapuk menjadi pioneer gerakan ketahanan pangan yang diintegrasikan dengan platform market place e-Warung yang dikelola Pemerintah Kota Yogyakarta.

Program yang menggandeng pusat rehabilitasi Yakkum Yogyakarta itu mengusung konsep pengelolaan kampung sayur dan sentra produksi lele warga untuk dibeli dan dipasarkan secara luas melalui platform e-Warung.

“Hasil produksi warga di lingkungannya diserap dan dipasarkan melalui e-Warung, yang seluruh pengelolaannya dilakukan kelompok disabilitas,” ujar Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi, Jumat (10/7/2020).

Heroe menuturkan, perkampungan di Kota Yogyakarta selama ini telah merintis bagaimana membentuk ketahanan pangan melalui kampung sayur. Khususnya masa pandemi Covid-19 ini. Sehingga berbagai komoditas pangan khususnya sayur, ditanam warga untuk memenuhi kebutuhannya.

“Dengan konsep ini maka antar kampung bisa saling menghidupi, sekaligus memberdayakan kelompok disabilitas dan lansia mengatasi persoalan sosial ekonominya,” ujar Heroe.

Direktur Pusat Rehabilitas Yakkum Katerina menuturkan program ketahanan pangan bagi perempuan disabilitas, lansia dan pendamping ini sudah menyasar delapan kelurahan Kota Yogya. Yakni Baciro, Bausasaran, Demangan, Gunungketur, Klitren, Suryatmajan dan Tegal Panggung.

“Gerakan ini telah diawali melalui penanaman130 paket tanaman sayuran, yang targetnya saat panen bisa untuk konsumsi sendiri dan bisa dijual melaui e-Warung,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here