Home Berita Panduan Resmi Penerimaan Kedatangan Mahasiswa Luar Daerah di Sleman

Panduan Resmi Penerimaan Kedatangan Mahasiswa Luar Daerah di Sleman

0
Ilustrasi mahasiswa (Foto: shutterstock)

SLEMAN, Benang.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman telah merilis surat edaran panduan penerimaan kedatangan mahasiswa asal luar daerah di masa pandemi COVID-19. Hal ini menyusul kegiatan perkuliahan yang akan dimulai dalam waktu dekat. Kabupaten Sleman sendiri merupakan pusat sejumlah perguruan tinggi besar di Yogya baik negeri maupun swasta. 

Dalam surat itu menyatakan memberikan ruang kepada mahasiswa luar daerah untuk tetap bisa datang dan tinggal di kabupaten Sleman dengan sejumlah ketentuan.

“Surat edaran ditujukan bagi semua pemangku kepentingan di Sleman. Mulai pimpinan perguruan tinggi, camat, kepala desa , dukuh , ketua  RT/RW , juga pemilik kost/ asrama,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sleman, Shavitri Nurmaladewi, Senin (8/6/2020).

Dalam surat tersebut, Pemkab Sleman sampaikan 5 panduan untuk menerima mahasiswa dari luar daerah.

Tiap pemangku kepentingan wajib mengedukasi masyarakat untuk dapat menerima mahasiswa yang kost/tinggal di asrama dengan baik.

Mahasiswa yang datang diminta melapor kepada pemilik kos dan pimpinan perguruan tinggi dengan membawa surat keterangan sehat. Namun, jika sudah terlanjur sampai di Sleman, maka mahasiswa diminta mencari surat keterangan sehat di faskes yang ada di Yogyakarta.

Mahasiswa yang berasal dari daerah PSBB diminta melakukan karantina mandiri selama 14 hari.

Mahasiswa yang datang juga diminta melaporkan kedatangan kepada pimpinan kos atau asrama dan mengisi data yang dibutuhkan saat kedatangan.

“Pimpinan perguruan tinggi dan camat melaporkan kedatangan mahasiswa kost/ asrama di Sleman kepada Bupati dan diteruskan dinas kesehatan kabupaten Sleman,” ujarnya.

Terakhir, tiap dukuh, ketua RT/RW, pemilik kos/asrama bertugas mendata diri mahasiswa luar wilayah DIY yang datang di wilayahnya serta meminta surat keterangan sehat dan hasil rapid test jika ada. 

Sedangkan tugas pimpinan perguruan tinggi melakukan pendataan dan memastikan mahasiswa yang datang dalam keadaan sehat. Dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari daerah asal dan atau dari fasitas kesehatan masyarakat di DIY.

“Kampus juga mewajibkan mahasiswa yang indekos  melaksanakan karantina mandiri selama 14 hari sejak datang di wilayah Sleman, khususnya bagi mereka yang berasal dari wilayah PSBB,” ujarnya.

Di Kabupaten Sleman terdapat antara lain Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN Suka), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY),  Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) dan Universitas Santa Dharma (USD).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here