Home Polhukam Pilkada Sleman 2020; 29 September Batas Penyerahan LADK

Pilkada Sleman 2020; 29 September Batas Penyerahan LADK

0
Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi memberikan pengarahan teknis mengenai pengisian Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) kepada para perwakilan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati di kantor KPU Sleman, Rabu (23/9).

Sleman, benang.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman meminta para pasangan calon (paslon) untuk segera menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK). Pasalnya, masa kampanye pilkada Sleman sudah dimulai 26 September mendatang.

“LADK merupakan laporan awal yang dilaporkan sebelum tahapan kampanye Pilkada dimulai,” kata Ketua KPU Sleman, Trapsi Haryadi, saat memberikan pengarahan teknis pengisian LADK kepada para perwakilan pasangan Calon Bupati – Wakil Bupati Sleman di kantornya, Rabu (23/9).

Trapsi menjelaskan, dalam menyerahkan LADK para paslon diminta membuka rekening khusus untuk dana kampanye. Rekening khusus merupakan rekening yang dibuka pada bank umum untuk keperluan dana kampanye oleh partai politik atau gabungan partai politik pengusung pasangan calon dan pasangan calon perseorangan sebagaimana tertuang dalam pasal 13 ayat (1) PKPU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Dana Kampanye Peserta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

“Selain itu pasangan calon juga kami minta menyertakan sumber perolehan saldo awal atau saldo pembukaan, rincian penghitungan, penerimaan, dan pengeluaran yang diperoleh sebelum pembukaan rekening khusus,” ujarnya.

Selanjutnya, terkait laporan dana kampanye sendiri terdiri dari tiga tahapan. “Pertama LADK yang diserahkan ke KPU sebelum kampanye. Kedua ada Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) yang disetorkan saat pertengahan masa kampanye,” kata Trapsi.

Selain itu, pasangan calon diminta untuk menyerahkan Laporan penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) yang penyerahannya usai kampanye berakhir.

Trapsi juga menambahkan, setelah semua laporan dana kampanye selesai dilaporkan ke pihaknya, KPU akan menunjuk tim auditor untuk melakukan audit masing masing calon bupati dan wakil bupati Sleman terhadap penggunaaan dana kampanye.

“KPU nantinya menunjuk Auditor independen dari pihak swasta. Baru dari hasil audit tersebut dana kampanye calon diunggah ke laman resmi KPU. Disana masyarakat bisa melihat rinciannya langsung,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here