Home Berita Polda DIY Ajak Warga untuk Bersinergi dengan Aparat Keamanan Cegah Klitih

Polda DIY Ajak Warga untuk Bersinergi dengan Aparat Keamanan Cegah Klitih

0
FGD Bertemakan ‘Selamatkan Generasi Muda Jogja dari Bahaya Kejahatan Jalanan’, Senin (17/2/2020). (Foto: Sandra)

SLEMAN, Benang.id – Pemerintah Desa Madurejo, Sleman, Yogyakarta, mengadakan Forum Group Discussion (FGD) sebagai salah satu respon maraknya kejadian klitih di Yogyakarta.

Bertemakan ‘Selamatkan Generasi Muda Jogja dari Bahaya Kejahatan Jalanan’, sebanyak 200 orang dari pemerintah Desa Madurejo, mengikuti FGD, Senin (17/2/2020).

 “Kami mengimbau warga untuk selalu waspada dan terus mengawasi gerak – gerik anak – anak terutama yang berusia sekolah SMP atau SMA. Jangan sampai anak dari Desa Madurejo menjadi pelaku kejahatan jalanan,” kata Sukarja, Kepala Desa Madurejo, Senin (17/2/2020).

Anggota Dit Intelkam Polda DIY, Iptu Dwi Daryanto, sebagai narasumber dalam sesi FGD ini menyampaikan sejarah terbentuknya geng sekolah yang ada. Tak hanya itu, ia juga menyampaikan bagaimana munculnya istilah klitih. Rupanya, ada proses tersendiri di mana sebuah geng merekrut anggotanya, sistem organisasi hingga proses geng sekolah melakukan aksi kejahatan jalanan tersebut.

 “Mari kita saling bersinergi antar warga dengan pemerintah setempat maupun dengan pihak aparat keamanan dalam rangka mencegah terjadinya aksi kejahatan jalanan di wilayah kita,” ujarnya.

Adapun isi deklarasi yang disampaikan Pemerintah Desa Madurejo yang mendukung Polda DIY menindak tegas aksi klitih di Yogyakarta

Deklarasi Pemerintah Desa Madurejo terkait aksi klitih di Yogyakarta. (Foto: Sandra)
  1. Warga desa menolak dan mengutuk dengan keras segala bentuk kejahatan jalanan khususnya klithih yang telah meresahkan warga masyarakat.
  2. Mengajak semua komponen masyarakat untuk bersinergi dengan pihak-pihak terkait, berpartisipasi aktif melakukan pencegahan bersama dengan aparat keamanan.
  3. Menghimbau kepada pihak sekolah untuk melarang adanya Gank-Gank yang yang ada di sekolahnya dan memberikan sanksi yang tegas terhadap pelajar yang terbukti bergabung dalam Gank sekolah.
  4. Kepada seluruh orang tua agar benar-benar dapat melalukan pengawasan terhadap putra-putrinya sehingga tidak terjerumus dalam aksi dan tindakan kriminal yang merugikan masyarakat lainnya.
  5. Mendukung sepenuhnya kepada aparat keamanan khususnya Polri untuk melakukan tindakan tegas dan terukur kepada para pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku untuk meinciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here