Home Berita Ribuan Pekerja di Bantul Dirumahkan Akibat Pandemi COVID-19

Ribuan Pekerja di Bantul Dirumahkan Akibat Pandemi COVID-19

0
Ilustrasi pekerja Foto: Dok. Biro Humas Kemnaker

BANTUL, Benang.id – Ribuan pekerja di Bantul terpaksa di rumahkan akibat pandemi COVID-19. Hingga kini, ada 12 perusahaan yang merumahkan pekerja mereka. Belasan perusahaan ini sebagian besar berorientasi ekspor.

Pandemi COVID-19 ternyata mengakibatkan anjloknya ekspor terutama kerajinan dan furniture dari kabupaten Bantul. Faktor produksi dari Bantul secara otomatis terhenti akibat pandemi COVID-19 tersebut.

Disamping itu banyak juga harga ekspor ekspor yang telah dilakukan sebelum masa pandemi juga belum dibayar oleh para bayar mereka. Akibatnya Para perusahaan eksportir tersebut kesulitan keuangan untuk menutupi operasional mereka. Dampaknya upah buruh pun banyak yang tidak bisa mereka penuhi.

“Banyak eksportir kita yang mengambil bahan bakunya juga impor. Sehingga dampaknya sangat terasa sekali,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bantul, Istirul Widiastuti, Jumat (24/7/2020).

Sejak bulan Januari 2020 yang lalu pihaknya mencatat setidaknya sudah ada 7.900 orang buruh  yang dirumahkan oleh perusahaannya. Sementara yang di PHK ada sekitar 1.700 orang.

“Untuk itu kita mengusulkan agar ada penanganan untuk para buruh yang tidak bekerja lagi ini,”ungkapnya.

Pihaknya sendiri mengajukan semua buruh yang di PHK atau dirumahkan untuk mendapatkan bansos. Namun untuk prosesnya nanti akan ditentukan oleh pengambil kebijakan. Pihaknya hanya berwenang sebatas melakukan pendataan dan menyajikannya dalam bentuk laporan untuk menjadi dasar mengambil keputusan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here