Sejumlah Masalah Sebabkan Investasi di DIY Masih Sulit

0
Ilustrasi investasi (Foto: Shutterstock)

YOGYAKARTA, Benang.id – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menyoroti masih adanya persoalan investasi di DIY. Mulai dari proses perizinan yang rumit, hingga dampak investasi yang masih belum dirasakan masyarakat.

Hal ini diungkapkan oleh Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Cholid Mahmud usai menerima masukan dari Pemda DIY dan Pemkab/kota di DIY. Rupanya, masalah regulasi yang tak sinkron di kementerian pusat dengan daerah membuat proses investasi menjadi rumit.

“Misal Kementerian pertanian, kementerian Kehutanan masing-masing punya aturan. Kemudian ada sistem perizinan satu pintu. Tapi sering dalam aplikasi, masih belum sinkron dengan di daerah. Itu yang jadi orang sulit berinvestasi di daerah,” ujarnya, Kamis (12/3/2020).

Selanjutnya, terkait terbatasnya lahan untuk investasi di DIY. Ia memberikan contoh di Kabupaten Gunungkidul yang hampir 60% lahannya tidak bisa diganggu gugat karena diatur dalam peraturan pemerintah pusat.

“Area pertanian dan persawahan juga tidak boleh diganggu gugat,” ucapnya. 

Kemudian permasalahan di level teknis, yaitu koordinasi antara Pemda DIY dengan Pemerintah Kabupaten atau Kota. Cholid juga mengungkapkan dalam praktiknya sekian banyak investasi di DIY saat ini juga masih belum berdampak pada pengurangan kemiskinan. 

“Artinya investasi yang selama ini terjadi itu hanya memberi keuntungan pada pihak-pihak tertuntu. Masyarakat secara umum itu tidak diuntungkan oleh inevstasi, tidak cukup signifikan,” katanya. 

Cholid berharap dengan adanya RUU tentang Penanaman Modal dan Investasi Daerah, ke depan investasi di Yogyakarta bisa semakin mudah dan masyarakat merasakan dampaknya. Apalagi Yogyakarta memiliki daya tarik tersendiri dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terdidik.

“Secara umum Yogyakarta itu menarik pasarnya. Tapi rumitnya investasi ini ada di pemerintah. Untuk itu harus diatur dalam suatu Undang-undang,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here