Taruh Perhatian pada Merebaknya Virus Corona, Museum Sonobudoyo Gelar Pameran Kesehatan

0
Salah seorang pengunjung mengunjungi pameran kesehatan bertajuk ‘Nanti Kita Cerita Tentang Sehat Hari Ini’ di Museum Sonobudoyo, Senin (16/3/2020). (Foto: san)

YOGYAKARTA, Benang.id – Merebaknya virus corona menjadi perhatian bagi berbagai pihak. Sebagai bentuk kepedulian merebaknya Corona Virus Disease (Covid-19), Museum Sonobudoyo bekerja sama dengan menggelar pameran kesehatan tradisional bertajuk “Nanti Kita Cerita tentang Sehat Hari Ini”.

Tak hanya mengusung soal wabah virus corona saja, pameran ini juga mengusung soal wabah Flu Spanyol 1918. Seolah mengingatkan, pengunjung disuguhkan banner besar yang berisi informasi terkait Pandemik Influenza 1918.

“Wabah semacam virus Corona yang menyebar ke seluruh dunia bukan hal yang pertama kali terjadi, pada tahun 1918 wabah Flu yang dikenal dengan Flu Sepanyol juga menjadi pandemi di seluruh dunia. Merespon isu-isu yang berkembang, Museum Negeri Sonobudoyo menyelenggarakan perannya sebagai institusi yang bertugas memberikan pengetahuan melalui koleksinya terkait kesehatan tradisional,” papar Kepala Museum Sonobudoyo Setyawan Sahli, Senin (16/3/2020).

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Aris Eko Nugroho, mengatakan, berkaitan dengan isu kewaspadaan terhadap COVID-19, leluhur mempunyai cara yang berbeda jika bicara tentang kesehatan. Masyarakat kala itu memanfaatkan jamu untuk meminimalisir penyebaran virus H1N1 yang berasal dari unggas.

Bahkan, masyarakat membuat berbagai jamu tersebut secara mandiri. Mereka menggunakan alat yang terbuat dari batu.

“Disbud DIY melalui museum negeri Sonobudoyo baru dapat memamerkan satu persen dari sejumlah 65.000 koleksinya. Pada pameran kali ini leluhur kita bicara tentang kesehatan,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here