Home Berita Tergantung Pihak Lain, Petani Sleman Sulit Sejahtera

Tergantung Pihak Lain, Petani Sleman Sulit Sejahtera

0

Sleman, (14/11), benang.id – Calon Bupati Sleman nomor urut 1, Danang Wicaksana Sulistya (DWS) bersilaturahmi dengan tokoh pertanian TO. Suprapto di Joglo Tani, di Dusun Mandungan 1, Margoluwih, Seyegan, Sleman, Sabtu (7/11).

Pada pertemuan itu, DWS dan TO. Suprapto berdiskusi mengenai permasalahan-permasalahan pertanian yang di Sleman. Kepada DWS, Suprapto menjelaskan, saat ini ada beberapa hambatan yang menyebabkan para petani sulit berkembang.

Menurut Suprapto, hambatan tersebut di antaranya kertergantungan petani kepada pihak lain mulai dari penyediaan bibit, pupuk, sampai berbagai obat-obatan pembasmi hama.

Ironisnya, tambah Suprapto, dalam situasi yang demikian, para petani masih harus menghadapi harga pasar yang tidak menentu saat musim panen tiba.

“Ibaratnya, petani kita saat ini, sudah jatuh tertimpa tangga, Mas Danang,” kata Suprapto kepada DWS.

Suprapto menambahkan, selain hal yang sudah disebutkannya tadi, para petani di Sleman juga masih harus menghadapi tekanan alam seperti kondisi lahan yang rusak akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan hingga sulitnya pasokan air untuk irigasi saat musim kemarau tiba akibat rusaknya daerah tangkapan air di wilayah Sleman bagian utara.

Disinggung mengenai solusi permasalahan-permasalahan tersebut, Suprapto menjelaskan kepada DWS, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengembalikan kondisi daerah tangkapan air di Sleman agar bisa kembali berfungsi optimal.

Namun Suprapto mengingatkan kepada DWS agar proses tersebut tidak boleh mengabaikan kepentingan ekonomi masyarakat di daerah tangkapan air.

“Jadi jangan hanya fokus pada pemulihan kondisi lingkungan, Mas Danang. Pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar juga harus dipikirkan. Misalnya kita kombinasikan antara tanaman- tanaman penangkap air dengan tananaman pertanian,” kata Suprapto.

Pada saat DWS bercerita mengenai banyaknya keluhan para petani menyangkut kuota pupuk bersubsidi dari program Kartu Tani, Suprapto mengatakan bahwa kejadian tersebut justru bisa menjadi momentum Bupati Sleman mendatang untuk mengoptimalkan kembali penggunaan pupuk organik di kalangan petani.

Silaturahmi DWS tersebut diakhiri dengan berkeliling melihat beberapa lahan percontohan milik Suprapto yang berada di kompleks Joglo Tani. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here