Warga Gunungkidul Halau Wisatawan yang Akan Berlibur

0
Pintu masuk ke Kabupaten Gunungkidul (Foto: Istimewa)

GUNUNGKIDUL, Benang.id – Walaupun objek wisata di Gunungkidul ditutup, rupanya masih banyak wisatawan yang nekat untuk berwisata. Terutama ke kawasan pantai. Hal ini membuat warga bersama Dinas Pariwisata Gunungkidul harus bekerja keras untuk menghalau wisatawan tersebut.

Pos penjagaan mulai dijaga 24 jam agar tidak ada wisatawan yang masuk. Secara bergantian, warga bahu membahu dengan petugas Dinas Pariwisaya Kabupaten Gunungkidul melakukan penjagaan.

Sekretaris Desa Kemadang, Suminto mengatakan hampir setiap hari, puluhan kendaraan hendak berwisata melintas melalui depan Balai Desa Kemadang. Tak hanya berplat nomor lokal, namun plat luar daerah dan kebanyakan dari Jakarta yang hendak berwisata. Dan biasanya jam paling ramai adalah antara pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.

“Biasanya mereka itu pemudik dari sana (Jakarta) dan ingin berwisata ke pantai. Tetapi ada juga yang merupakan warga lokal,” tutur Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Desa Kemadang, Minggu (19/4/2020).

Para petugas posko ini akan menghentikan kendaraan yang melintas dan menanyai maksud serta tujuan mereka.  Jika ingin berwisata maka para petugas posko akan menghalau atau meminta wisatawan tersebut untuk putar balik. Namun karena bersifat imbauan maka mereka yang nekat ingin ke pantai maka kemudian dipersilahkan melintas. Biasanya wisatawan tersebut akan kembali karena di pintu masuk Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) juga ada yang bertugas melakukan penjagaan.

“Apa yang kami lakukan ini berdasarkan keputusan Dinas Pariwisata dan surat edaran Kapolri yang mengatakan salah satu upaya mengurangi penyebaran virus corona ini maka dengan penutupan obyek wisata,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here