
Support terhadap film karya Kamila Andini, memperkuat komitmen Oriflame Indonesia dalam mendukung women empowerment, storytelling, serta kekuatan kolektif yang lahir dari komunitas dan kolaborasi
Jakarta, benang.id – Resmi terpilih sebagai perwakilan Indonesia untuk kategori Best International Feature Film di ajang Academy Awards ke-99 atau Oscars 2027, Film Empat Musim Pertiwi, karya sutradara dan penulis Kamila Andini yang diproduksi Forka Films merupakan sebuah pencapaian penting yang semakin memperkuat posisi storytelling Indonesia di panggung global.
Jauh sebelum namanya disebut di panggung internasional, dan bertahan sampai menyapa penonton di bioskop Indonesia, Empat Musin Pertiwi telah mendapatkan dukungan Oriflame Indonesia, yang setia menemani perjalanan panjang film ini.
Langkah tersebut menjadi bentuk nyata keyakinan brand terhadap kekuatan cerita perempuan, keberanian untuk bangkit, serta pentingnya ruang bagi suara perempuan Indonesia untuk didengar lebih luas.

Empat Musim Pertiwi mengangkat kisah Pertiwi, seorang perempuan yang kembali ke kampung halamannya setelah dua dekade dan harus berhadapan kembali dengan luka, penolakan, serta masa lalu yang pernah membentuk hidupnya. Melalui perjalanan tersebut, film ini menggambarkan proses pemulihan, keberanian menghadapi kenyataan, serta ketangguhan seorang perempuan dalam menemukan kembali makna rumah, keluarga, dan kedamaian.
Cerita Pertiwi menjadi relevan dengan semangat Oriflame yang selama ini percaya bahwa setiap perempuan memiliki kekuatan untuk bertumbuh, menentukan langkah hidupnya, dan menemukan kepercayaan diri melalui proses yang tidak selalu mudah. Bagi Oriflame, beauty tidak hanya berbicara tentang penampilan, tetapi juga tentang keberanian untuk mengekspresikan diri, membangun peluang, serta bangkit dari berbagai musim kehidupan.
Fredrik Nilsson, Vice President & General Manager Oriflame Indonesia, mengatakan, dukungan Oriflame Indonesia terhadap Empat Musim Pertiwi berangkat dari nilai yang sangat dekat dengan Oriflame, yaitu women empowerment, resilience, dan kekuatan komunitas.

“Film ini mengingatkan kita bahwa perempuan memiliki daya untuk bertahan, pulih, dan kembali menemukan cahayanya, bahkan setelah melalui masa-masa sulit. Bagi Oriflame, inilah makna beauty yang lebih dalam: keberanian, kepercayaan diri, dan kekuatan untuk menjadi diri sendiri,”jelas Fredrik Nilsson.
Dukungan ini juga mencerminkan pentingnya kekuatan kolektif dalam menciptakan dampak yang lebih besar. Empat Musim Pertiwi lahir dari kolaborasi para sineas, aktor, kru, mitra, dan komunitas yang bersama-sama membawa cerita Indonesia ke panggung internasional.
Semangat tersebut sejalan dengan Oriflame yang tumbuh bersama komunitas Brand Partner dan jaringannya di seluruh Indonesia, di mana keberhasilan dibangun melalui dukungan, kolaborasi, dan keyakinan bahwa setiap individu dapat saling menguatkan.

Momentum internasional film ini berawal dari kehadiran Kamila Andini di Cannes Film Festival 2026, di mana ia terpilih dalam program Women in Cinema Spotlight oleh Red Sea Film Foundation. Kehadiran Kamila di Cannes menjadi bentuk pengakuan terhadap suara sineas perempuan Asia, sekaligus memperkuat pentingnya representasi perempuan dalam membentuk narasi budaya melalui sinema.
Perjalanan Empat Musim Pertiwi semakin memperkuat posisinya sebagai karya Indonesia yang memiliki resonansi global. Sebelum resmi menyapa penonton nasional, film ini telah lebih dulu melangkah ke panggung internasional melalui Toronto International Film Festival (TIFF) 2026 dalam program Centrepiece, dilanjutkan dengan kehadirannya di Busan International Film Festival (BIFF) 2026 dalam program A Window on Asian Cinema, serta terpilih dalam CROSSCUT ASIA+ di Tokyo International Film Festival 2026, sebuah section yang menyoroti sinema Asia Tenggara dan kolaborasi lintas negara di kawasan Asia.

Di luar festival, Empat Musim Pertiwi juga mendapatkan pengakuan di Asia Pacific Screen Awards (APSA) 2026 melalui nominasi Best Cinematography untuk sinematografer Batara Goempar. Rangkaian pencapaian ini menunjukkan bahwa cerita yang sangat berakar pada budaya Indonesia dapat berbicara dalam bahasa yang universal, menyentuh isu tentang perempuan, trauma, ketangguhan, keadilan, dan kekuatan komunitas.
“Setiap kali film ini diputar di negara lain, saya melihat penonton mengenali dirinya dalam Pertiwi. Itu mengingatkan saya bahwa cerita perempuan Indonesia tidak pernah terlalu kecil untuk panggung mana pun. Saya juga bersyukur ada brand seperti Oriflame yang relevan dengan cerita ini, yang percaya dan mendukung perjalanan ini,” ujar Kamila Andini, sutradara dan penulis Empat Musim Pertiwi.
Setelah Gala Premiere pada Jumat, 2 Oktober 2026 lalu di Jakarta, Empat Musim Pertiwi bakal tayang di bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026. Melalui kolaborasi ini, Oriflame Indonesia berharap dapat terus berperan dalam mendukung ruang-ruang kreatif yang memberikan dampak positif, membuka percakapan yang lebih luas tentang perempuan, ketangguhan, dan keberanian untuk bertumbuh, sekaligus menjadikan dukungan ini bagian dari perjalanan Oriflame untuk terus merayakan beauty sebagai medium kepercayaan diri, ekspresi diri, dan pemberdayaan. (*/GK)

