Tuesday, September 27, 2022
No menu items!
spot_img
HomeEkonomiAtasi Kemacetan di Puncak, Komisi V Dukung Kementerian PUPR Percepat Pembangunan Tol

Atasi Kemacetan di Puncak, Komisi V Dukung Kementerian PUPR Percepat Pembangunan Tol

Jakarta, benang.id – Sebagai upaya mengatasi kemacetan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Komisi V DPR RI mendukung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat pembangunan infrastruktur jalan tol di sepanjang kawasan tersebut.

Menurut Ketua Komisi V DPR RI Lasarus, pembangunan jalan tol menjadi solusi efektif untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi berulang kali.

“Setelah berdiskusi dengan Direktorat Jenderal Bina Marga dan Waskita, pembangunan jalan tol sepanjang 18 km adalah satu-satunya solusi yang memungkinkan untuk mengurai kemacetan (di Puncak),” ucap Lasarus saat ditemui Parlementaria usai memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI meninjau persiapan pembangunan jalan tol di Caringin, Kabupaten Bogor, Jabar, Jumat (4/6/2022).

Sebelumnya, Lasarus menjelaskan terdapat opsi pelebaran jalan untuk mengurai kemacetan di sepanjang Kawasan Puncak. Akan tetapi, setelah mempertimbangkan berbagai aspek, opsi tersebut bukan yang terbaik. Sehingga, opsi pembangunan jalan tol di Caringin, Cisarua, hingga Gunung Mas menjadi solusi efektif.

Tentu, terang politisi PDI-Perjuangan itu, jalan tol memiliki dampak berkelanjutan, mulai dari efektivitas waktu perjalanan, manajemen transportasi, hingga perputaran ekonomi di sekitar kawasan Bogor.

“Kami mendukung segala upaya pemerintah dan setiap elemennya dalam pembangunan tol dan infrastruktur pendukung. Ikan sepat, Ikan gabus. Lebih cepat, lebih bagus,” tandas Lasarus, seperti dilansir dpr.go.id.

Lebih lanjut, mewakili Kementerian PUPR, Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian mengapresiasi dukungan Komisi V DPR RI. Ia memaparkan Kementerian PUPR dan PT Waskita Karya akan mengupayakan percepatan pembangunan infrastruktur Jalan Tol, terutama di Kawasan Puncak, Bogor.

“Saat ini, kami sedang mengeksplor pembangunannya. Kalau perlu dukungan pemerintah, maka akan masuk dalam antrean dukungan pemerintah. Nah itu yang potensinya lebih lama. Kalau dari model bisnisnya, sekarang masih dalam proses perhitungan. FS (feasibility study), AMDAL, beberapa lainnya sedang berjalan juga memungkinkan untuk Prakarsa. Maka kami akan tawarkan secara prakarsa,” pungkas Hedy.

Untuk diketahui, Kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat seringkali mengalami kemacetan terutama di periode liburan bahkan akhir pekan, terutama di titik setelah lampu merah Gadog, Simpang Megamendung, Pasar Cisarua, dan Kawasan Taman Safari.

Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Bogor konsisten memperbaiki  transportasi umum sebagai bentuk upaya mengatasi kemacetan di ruas jalan Puncak, Bogor.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments