Dari Kampus ke Istana dalam Hitungan Jam, Ini Perjalanan Karier Wamentan Alim Setiawan

0
Wakil Menteri Pertanian Alim Setiawan Slamet saat diwawancara usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).(Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

JAKARTA, BENANG.ID – Kamis (15/10/2026) pagi, Alim Setiawan masih menjalani rutinitas sebagai Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB).

Ia sedang menerima tamu di kampus ketika telepon dari Istana masuk.

Hanya beberapa jam kemudian, ia sudah berdiri di Istana Negara untuk dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) oleh Presiden Prabowo Subianto.

Alim mengaku baru mengetahui penunjukan itu pada hari pelantikan.

Ditelepon Seskab saat Terima Tamu

Alim menceritakan, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menghubunginya ketika ia sedang menerima asesor dan tamu yang membahas kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Saya baru dihubungi Pak Seskab kan tadi pagi. Saya masih di kampus, tadi masih terima asesor gitu ya, terima tamu, kerja sama dengan UGM,” kata Alim seusai pelantikan.

Dalam telepon itu, Teddy memintanya segera ke Istana karena akan ada penugasan dari Presiden. Penugasan tersebut ternyata jabatan Wamentan.

“Tiba-tiba diminta beliau untuk ke Istana gitu ya. Ada penugasan gitu,” ujarnya.

Alim mengatakan belum menerima arahan dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman soal tugas yang akan ia emban. Meski begitu, ia sudah punya gambaran prioritas, yakni hilirisasi produk pertanian.

Sebagai akademisi, ia juga berharap hasil riset dan inovasi perguruan tinggi bisa diterapkan untuk mendukung program strategis nasional.

Lulusan IPB, Doktor dari Jepang

Perjalanan karier Alim bermula dari bangku kuliah di IPB.

Ia menempuh pendidikan sarjana dan magister di bidang Teknologi Industri Pertanian di kampus tersebut.

Gelar doktor ia raih di Ehime University, Jepang, pada 2017, dengan bidang Agricultural Marketing and Agribusiness.

Menurut laman resmi IPB, kariernya di kampus itu berjenjang dan panjang.

Ia pernah menjadi Asisten Rektor IPB pada 2007-2012, lalu berkiprah di Komisi Kemahasiswaan Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) pada 2008-2013.

Pada 2013-2014, ia dipercaya menjadi Kepala Kantor Sekretariat Rektor IPB.

Setelah itu, ia menjabat Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan Karier pada 2018-2023, kemudian Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumber Daya dan Infrastruktur pada 2022-2025, sebelum akhirnya memimpin IPB sebagai rektor.

Di luar kampus, Alim aktif di organisasi profesi. Sejak 2015 ia tergabung dalam The Agricultural Marketing Society of Japan, dan sejak 2017 menjadi anggota Forum Manajemen Indonesia.

Bagian dari reshuffle ke-8 Kabinet Merah Putih

Pelantikan Alim merupakan bagian dari perombakan kabinet kedelapan yang dilakukan Prabowo dalam Kabinet Merah Putih.

Selain Alim, sejumlah pejabat lain turut dilantik, antara lain:

– Marsekal TNI Yusuf Jauhari sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi

– Jenderal TNI Richad Tampubolon sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan

– M Maulana Bungaran sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan

– Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

– Profesor Setyawan Pudyatmoko sebagai Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN)

– Mayor Jenderal TNI Sriyanto sebagai Wakil Kepala BPGMN

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here