Dekatkan Akses Literasi kepada 650 Anak di Daerah 3T, WVI Hadir di Ho Ho Holiday in The Forest

0
52
Workshop Live Drawing yang menghadirkan cara menarik bagi masyarakat untuk berdampak secara positif pada campaign Chosen

Jakarta, benang.id – Organisasi kemanusiaan yang lebih dari 25 tahun mendampingi jutaan anak Indonesia, Wahana Visi Indonesia (WVI), berkomitmen mendekatkan akses literasi kepada 650 anak di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Anak-anak ini tersebar di 53 kota/kabupaten dampingan WVI di 14 provinsi di Indonesia. Upaya meningkatkan mutu pendidikan anak Indonesia ini menjadi bagian dari kampanye Chosen yang hadir dalam acara Ho Ho Holiday in The Forest yang berlangsung 5 hingga 7 Desember.

Acara yang berlangsung di Urban Forest ini menegaskan bahwa anak-anak adalah masa depan bangsa, namun fakta menunjukkan masih banyak yang belum mendapatkan hak dasar untuk belajar dengan baik. Berdasarkan data BPS 2025, hanya 31,25% penduduk berusia 15 tahun ke atas yang lulus SMA, dengan rata-rata lama sekolah 9,07 tahun. Kondisi ini menegaskan pentingnya intervensi untuk meningkatkan akses pendidikan berkualitas, khususnya di daerah yang rentan seperti Tanah Papua.

Penampilan live music dari Voice Of Indonesia suguhkan hiburan menarik dan positif untuk membantu peningkatan akses literasi bagi 650 anak dampingan WVI di daerah 3T

Inisiasi ini mendapat dukungan dan penampilan musisi ternama seperti Barry Likumahuwa & The Rhythm Service, Billy Simpson, Voice of Indonesia, dan Calvin Institute Choir. Ada juga aktivitas kreatif bersama Komik Rukii, Tasogan, Stories from Crumpled Paper, Milkubi Lab, dan Inyakawaii. Semua aktivitas ini dirancang sebagai wadah kreatif dan positif untuk mengundang partisipasi masyarakat dalam membantu mengatasi isu literasi dan pendidikan di Tanah Papua, sehingga anak-anak dapat memiliki kesempatan belajar dan masa depan yang lebih baik.

Angelina Theodora, Direktur Nasional Wahana Visi Indonesia menyampaikan, Program Chosen adalah program Sponsor Anak WVI, dimana anak diberikan hak dan kebebasan untuk memilih Sponsor melalui foto yang dikirimkan para calon sponsor. “Menjadi Sponsor Anak artinya berjuang bersama WVI mentransformasi kehidupan anak-anak yang masih hidup dalam situasi kemiskinan. Kami mengajak pengunjung disini dan masyarakat luas menjadi Sponsor Anak hari ini,” ujarnya.

Relawan WVI sedang memberikan informasi kepada pengunjung Ho Ho in the Forest di booth WVI

Angel menambahkan bahwa perjalanan seorang Sponsor Anak akan mengiringi hidup seorang anak yang memilihnya dalam mengenal harapan, sukacita, dan keadilan, hingga anak tersebut dewasa nanti dan dapat berbagi juga kepada sesama. WVI percaya partisipasi dari publik luas dengan menjadi Sponsor Anak akan berperan besar untuk mengatasi akses pendidikan yang tidak merata di Indonesia.

Scarlete Moniaga, Co-Founder Køkken+ mengatakan, selaku penyelenggara Ho Ho Holiday in The Forest, pihaknya tergerak memberikan dukungan bagi peningkatan akses pendidikan anak-anak dan masyarakat di daerah 3T. “Sebagaimana kami menghayati semangat natal untuk berbagi, kami mendorong para pengunjung dan seluruh yang terlibat dalam acara ini untuk mendukung program Chosen dengan mensponsori seorang anak dari daerah 3T,” jelasnya. (/GK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here