Didiagnosis Kanker Paru-Paru, Paus Leo Sukses Jalani Operasi Tanpa Komplikasi

0
Paus Leo XIV menerima patung Yusuf Arimatea dalam audiensi di Lapangan St Petrus, Vatikan, Rabu (25/3/2026)

Vatikan, benang.id – Vatikan mengumumkan bahwa Paus Leo XIV didiagnosis menderita kanker paru-paru. Pemimpin Gereja Katolik berusia 71 tahun itu telah menjalani operasi untuk mengangkat bagian bawah paru-paru kanannya, dan tim medis menyatakan prosedur tersebut berlangsung sukses tanpa komplikasi.

Buletin medis Vatikan menyebutkan, Paus Leo XIV menjalani tindakan bedah di Rumah Sakit Gemelli, Roma, pada Selasa (13/10/2026), sekitar 90 menit untuk mengangkat seluruh lobus bawah paru-paru kanan.

Hasil pemeriksaan sebelum operasi mendiagnosa adanya adenokarsinoma paru-paru, jenis kanker yang umumnya ditemukan di bagian luar organ tersebut. “Operasi tersebut berhasil dan tidak ada komplikasi,” jelas Vatikan dalam keterangannya.

Setelah seluruh prosedur operasi selesai, Paus Leo dilaporkan sadar secara normal. Paus kemudian menjalani observasi singkat sebelum kembali ke kamarnya di lantai 10 rumah sakit.

Direktur Kantor Pers Takhta Suci, Matteo Bruni, menyampaikan bahwa setelah menjalani operasi, Paus meminta makan malam. Ia kemudian menghabiskan waktu bersama para sekretaris dan staf Vatikan lainnya.

Meski operasi berjalan lancar, Paus Leo masih harus menjalani masa pemulihan di rumah sakit. Durasi rawat inap yang telah diumumkan sebelumnya tidak mengalami perubahan, yakni sekitar satu minggu.

Dalam beberapa hari mendatang, tim medis akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap jaringan yang telah diangkat untuk memperoleh informasi lebih lanjut setelah operasi.

Vatikan belum mengubah perkiraan masa rawat inap Paus Leo selama sekitar satu minggu. Pemeriksaan jaringan pascaoperasi akan menjadi bagian dari tahapan medis berikutnya, sementara informasi tambahan mengenai kondisinya akan disampaikan kemudian.

Berita mengejutkan di akhir Doa Angelus

Padre Marco saat bertemu Paus Leo XIV di Vatican, Senin (19/5/2025). Foto: vatican media

Sebelumnya, Official Dikasterium untuk Dialog antar Umat Beragama, Takhta Suci Vatikan, Pater Markus Solo Kewuta SVD mengatakan, Minggu, 11 Oktober 2026, di akhir doa Angelus di Lapangan Santo Petrus Vatikan, Paus Leo mengumumkan bahwa dari hasil pemeriksaan dokter beberapa saat lalu ditemukan ada simpul atau nodul di paru-parunya dan masih pada stadium awal.

“Dokter menganjurkan Paus Leo untuk menjalani operasi. Oleh karena itu, hari-hari mendatang Paus Leo akan dioperasi. Belum tahu persis kapan. Beliau meminta dia-doa kita,” ujar Padre Marco, sapaan Pater Markus, melalui pesan WA, Senin (12/10/2026).

Padre Marco mengungkapkan berita sakit Paus Leo tersebut tentu membuat semua pejabat di Vatikan, juga banyak orang terkejut, karena selama ini Paus Leo kelihatan sehat-sehat saja, aktif bekerja dan selalu hadir di mana-mana, bahkan melakukan banyak perjalanan, terakhir ke Perancis dengan program yang padat.

“Sekalipun berjumpa dengan banyak orang, dan semuanya terjadi pada hari-hari yang panas terik, Paus Leo tidak kelihatan lelah. Artinya, Paus Leo XIV tidak memiliki gejala serius atau jelas. Kebetulan sekali nodul atau simpul di paru-paru itu ditemukan selama pemeriksaan medis rutin. Beliau mengatakan bahwa nodul itu kecil, terdefinisi dengan baik, dan masih pada stadium awal. Menurut keterangan medis, nodul paru-paru jenis ini biasanya tidak menimbulkan gejala yang jelas,” urai Padre Marco.

“Kalau jadi dioperasi, kita belum tahu, berapa lama dibutuhkan untuk rehabilitasi. Menurut keterangan dokter, biasanya operasi jenis ini membutuhkan satu minggu rehabilitasi atau masa penyembuhan, kalau tidak ada komplikasi. Oleh karena itu, kita semua diajak untuk mendoakan kesembuhan beliau,” pungkasnya. (*/GK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here