Friday, October 7, 2022
No menu items!
spot_img
HomeEkonomiDukung IMFW, Mendag: Target Kiblat Fesyen Muslim Dunia Harus Tercapai

Dukung IMFW, Mendag: Target Kiblat Fesyen Muslim Dunia Harus Tercapai

Jakarta, benang.id –  Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengharapkan target Indonesia sebagai kiblat fesyen muslim dunia pada 2024 sesuai arahan Presiden Joko Widodo bisa tercapai. Ia pun mengajak masyarakat semakin menggaungkan tren fesyen muslim di pasar dalam negeri sehingga semakin memantapkan industri fesyen muslim dan modest fashion Indonesia.

“Kami mendukung betul upaya-upaya menyemarakkan tren fesyen muslim dan modest fashion. Tujuan kita jelas, yaitu menjadikan Indonesia kiblat fesyen muslim dunia tahun 2024. Kementerian Perdagangan dapat mendukung ekspor fesyen muslim Indonesia lewat berbagai skema kerja sama perdagangan dengan negara mitra,” katanya saat menerima perwakilan penyelenggara Indonesia Modest Fashion Week (IMFW), Kamis (21/7/2022).  

Mendag Zulkifli Hasan –dalam siaran persnya –juga mendukung penyelenggaraan IMFW 2022 dan akan menggerakkan 46 kantor perwakilan perdagangan di luar negeri untuk mempromosikan acara tersebut agar semakin banyak peserta yang bergabung.

Mendag dukung fesyen muslim
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menerima kunjungan Ketua Pelaksana Indonesia Modest Fashion Week (IMFW), Jeny Tjahyawati di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (21/7/2022). Foto: kemendag.go.id

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia merupakan eksportir pakaian muslim peringkat 13 dunia pada 2021. Indonesia mengekspor pakaian muslim pada 2021 sebesar US$ 4,68 miliar atau naik 12,49% dibandingkan tahun 2020 yang sebesar US$ 4,16 miliar.

Sementara itu, nilai ekspor pakaian muslim pada periode Januari–Mei 2022 sebesar US$ 2,35 miliar atau naik 41,42% dibandingkan periode yang sama tahun 2020 yang sebesar US$ 1,66 miliar. Negara-negara tujuan ekspor utama pakaian muslim Indonesia adalah Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Korea, dan Kanada.

“Produk-produk fesyen muslim dalam negeri memiliki kualitas yang sangat baik. Produk-produk ini berpotensi dan mampu bersaing dengan produk-produk fesyen muslim dan modest fashion dari negara-negara lain,” kata Mendag Zulhas.

Inklusivitas Fesyen Muslim

Mendag dukung fesyen muslim
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menerima kunjungan Ketua Pelaksana Indonesia Modest Fashion Week (IMFW), Jeny Tjahyawati di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (21/7/2022). Foto: kemendag.go.id

Mendag Zulkifli Hasan menilai, kesadaran masyarakat terhadap fesyen kian hari kian terlihat. Contohnya fenomena Citayam Fashion Week. Menurutnya, Citayam Fashion Week menjadi sinyal bahwa fesyen menjadi semakin inklusif dan diminati berbagai kalangan.

Untuk itu, Mendag berharap inklusivitas fesyen muslim tecermin dalam acara-acara peragaan busana IMFW. Hal ini juga sebagai cara untuk semakin mengukuhkan industri fesyen muslim dengan menggaet semakin banyak lapisan masyarakat.

“Citayam Fashion Week menunjukkan pada kita bahwa fesyen dapat diekspresikan oleh siapa saja. Kita kemudian menyadari bahwa sifat inklusivitas ini juga dimiliki oleh fesyen muslim. IMFW dapat mendorong inklusivitas ini dengan menggaet anak-anak muda penikmat fesyen, agar dapat diarahkan untuk mencintai fesyen muslim dan modest fashion,” ungkap Mendag Zulkifli Hasan.

Mendag juga mengatakan, IMFW dapat berkolaborasi dengan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2022 pada 19–20 Oktober 2022. JMFW 2022 akan dilaksanakan serempak dengan pameran dagang terbesar di Indonesia yaitu Trade Expo Indonesia pada 19–23 Oktober 2022.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments