Ini Strategi ACG School Jakarta Siapkan Anak Hadapi Dunia yang Terus Berubah

0
ACG School Jakarta_Suasana Ruang Kelas Year 2

Program Early Years dan Primary dari ACG School Jakarta yang berbasis Inquiry Learning memadukan pendekatan Reggio Emilia, International Baccalaureate (IB) Primary Years Programme (PYP), dan pembelajaran di luar kelas untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, karakter, dan ketangguhan sebagai bekal pembelajaran seumur hidup

Jakarta, benang.id –Masa yang membentuk fondasi cara anak belajar, menjalin hubungan dengan orang lain, dan menghadapi tantangan sepanjang hidupnya ada pada usia tiga hingga 11 tahun. Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) dalam laporan Building Strong Foundations for Life menyebutkan, keterampilan dasar yang kuat sejak dini membantu anak untuk mencapai keberhasilan dalam pendidikan, serta tumbuh menjadi orang dewasa yang sehat dan mampu menyesuaikan diri dengan baik.

Studi ini didasarkan pada penilaian kemampuan belajar dasar, fungsi eksekutif, serta keterampilan sosial dan emosional lebih dari 23.000 anak berusia lima tahun di delapan sistem pendidikan, dan menggambarkan lima tahun pertama kehidupan sebagai rentang usia kritikal untuk menggali potensi.

Studi lain mengungkapkan bahwa kualitas pengalaman anak-anak dari aktivitas sehari-hari ketika menjalani pendidikan usia dini merupakan prediktor signifikan dan konsisten bagi perkembangan sosial dan emosional mereka. Bahkan, dampak dari pendidikan ini dapat bertahan hingga mereka mencapai usia 18 tahun. Fondasi ini juga mendukung pengembangan keterampilan yang dibutuhkan anak ketika beranjak dewasa.

Laporan Future of Jobs Report 2025 yang dikeluarkan World Economic Forum menyatakan bahwa pemberi kerja menempatkan kemampuan berpikir analitis sebagai keterampilan utama. Sementara itu, kemampuan berpikir kreatif; ketangguhan, fleksibilitas, dan kelincahan; serta rasa ingin tahu dan keinginan untuk belajar seumur hidup menjadi keterampilan yang dinilai semakin penting.

ACG School Jakarta berupaya membangun kemampuan-kemampuan penting ini dengan memperkuat fondasi pendidikan anak usia dini melalui pembelajaran berbasis inkuiri dan bermain (Inquiry and Play-based Learning) sejak usia paling dini.

Belajar melalui bermain dan inkuiri

ACG School Jakarta_Suasana Ruang Kelas Kindergarten

Di ACG School Jakarta, pendidikan anak usia dini dimulai melalui program taman kanak-kanak (TK) yang tersedia bagi anak usia 3 dan 4 tahun. Program pembelajaran disampaikan secara komprehensif melalui pengalaman belajar berbasis bermain dan mengacu pada pendekatan Reggio Emilia yang memandang anak sebagai pembelajar yang cakap dan penuh rasa ingin tahu.

Siswa TK ACG School Jakarta didorong untuk membangun pengetahuan melalui eksplorasi, dialog, dan ekspresi kreatif, sementara para guru berperan sebagai mitra dalam proses kreasi dan penjelajahan. ACG School Jakarta meyakini bahwa anak usia dini dapat bereksplorasi, mengajukan pertanyaan, menentukan pilihan, serta belajar lewat bermain dan beraktivitas fisik. Pengalaman-pengalaman ini akan mengembangkan keterampilan komunikasi, pemecahan masalah, kreativitas, serta sosial-emosional para siswa dalam lingkungan yang aman dan suportif.

“Usia awal kehidupan seorang anak merupakan fondasi penting bagi proses pembelajaran seumur hidup mereka. Di ACG School Jakarta, pembelajaran berbasis inkuiri dan bermain membantu anak menumbuhkan rasa ingin tahu, kepercayaan diri, serta kemampuan membangun hubungan dengan orang lain. Bekerja sama dengan para orang tua, kami mendukung perkembangan setiap anak,” ujar Wakil Kepala Sekolah ACG School Jakarta Carmen Murray yang juga memimpin program Early Years dan Primary Years.

Pembelajaran di luar ruang kelas

ACG School Jakarta_Vice Principal Carmen Murray dan Peserta Open House Primary Level

Para siswa TK ACG School Jakarta juga dapat melanjutkan perjalanan pendidikan mereka ke tahap selanjutnya di kampus yang sama di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dirancang untuk mendukung pendidikan secara menyeluruh, fasilitas sekolah ACG School Jakarta mencakup gymnasium yang juga berfungsi sebagai aula serbaguna, kolam renang, lapangan untuk berbagai jenis olahraga, dan lapangan sepak bola junior. Para siswa juga dapat memanfaatkan laboratorium sains, studio musik, seni, tari, perpustakaan, musala, dan kantin sekolah. ACG School Jakarta juga menyediakan layanan bus antar-jemput bagi siswa yang tinggal di sekitar Jakarta.

Para siswa tingkat TK hingga Kelas 6 mengikuti kurikulum International Baccalaureate (IB) Primary Years Programme (PYP). Sedari Kelas 1 sampai Kelas 6, siswa ACG School Jakarta mengikuti enam Unit of Inquiry yang disertai program eksplorasi, penelitian, dan kajian gagasan utama dalam setiap unit. Desain transdisipliner program ini menghubungkan pembelajaran lintas bidang mata pelajaran, dan dibangun berlandaskan prinsip agensi siswa: setiap anak memiliki suara dalam menentukan apa dan bagaimana mereka belajar.

Kegiatan pendidikan ACG School Jakarta juga melampaui jangkauan ruang kelas. Para siswa ACG School Jakarta didorong untuk mengikuti turnamen, lokakarya, study tour, dan program kolaborasi dengan sekolah lainnya. ACG School Jakarta juga menawarkan 32 kegiatan ekstrakurikuler dan kunjungan budaya bagi para siswanya. Baru-baru ini, ACG School Jakarta mengajak para siswa Kelas 5 dan 6 untuk mengikuti program edukatif selama 3 hari 2 malam ke Bandung. Melalui program Learning Beyond the Classroom, para siswa mengenal budaya lokal dari warga setempat secara langsung, belajar memecahkan tantangan bersama teman, dan mengembangkan kemandirian dengan bepergian ke luar kota menggunakan kereta cepat.

Sebuah komunitas internasional yang erat
Komunitas ACG School Jakarta terdiri dari 300 siswa yang merepresentasikan lebih dari 35 kewarganegaraan. Setiap harinya, komunitas ACG School Jakarta memberikan kesempatan bagi setiap anak untuk mengenal beragam bahasa, budaya, dan sudut pandang berbeda. Lingkungan sekolah yang erat menyambut setiap keluarga, membuat para siswa dan keluarga ACG School Jakarta merasa berada di rumah yang hangat.

“Komunitas internasional kami yang erat merupakan salah satu kekuatan terbesar kami. Kami mengenal setiap anak secara personal, dan keberagaman budaya dan sudut pandang memperkaya proses pembelajaran. Kami membantu anak-anak dan orang tua merasa diterima sejak hari pertama, khususnya bagi keluarga yang sedang beradaptasi dengan kehidupan baru mereka di Jakarta,” tambah Carmen.

Keluarga yang tertarik dengan program pendidikan anak usia dini (Early Years) dan pendidikan dasar (Primary Years) ACG School Jakarta dapat menjadwalkan kunjungan kampus melalui https://jakarta.acgedu.com. (*/GK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here