Jaga Semangat Menghargai Keberagaman, Gereja Santa Theresia Serahkan Hewan Kurban

0
Pastor Kepala Paroki Santa Theresia, Romo Benny Beatus Wetty SJ pada acara penyerahan hewan kurban berupa satu ekor sapi kepada Ustaz Harun Al Rasyid, perwakilan pengurus Musala Ijtihad, Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Selasa 26 Mei 2026 pagi. Foto: Komsos Gereja Santa Theresia

Jakarta, benang.id – Berkenaan dengan momentum menjelang peringatan Hari Raya Iduladha 2026. Gereja Santa Theresia menyerahkan hewan kurban berupa dua ekor sapi kepada komunitas umat Muslim di Jakarta, Selasa (26/5/2026)

Pastor Kepala Paroki Santa Theresia, Romo Benny Beatus Wetty SJ dalam kesempatan pertama menyerahkan satu ekor sapi kepada Ustaz Harun Al Rasyid, perwakilan pengurus Musala Ijtihad, Karet Tengsin, Jakarta Pusat, pada pagi hari.

Selanjutnya, Romo Benny juga menyerahkan satu ekor sapi lainnya kepada Ustaz Babay mewakili komunitas Hurin In Study Center beralamat di Jati Bundar, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Romo Benny berharap hubungan dan komunikasi yang sudah berjalan baik selama ini tetap dijaga. “Kegiatan bersama yang sudah berjalan dalam semangat toleransi dan persaudaraan serta menghargai keberagaman tetap dijaga,” ujar Romo Benny di kediaman Ustaz Babay.

”Semoga sapi (hewan kurban) menjadi berkah untuk Pak Ustaz Babay beserta komunitasnya,” ujar Romo Benny menambahkan.

Dalam kesempatan itu, Romo Benny didampingi anggota Dewan Paroki Harian (DPH) Agustinus Sugiarto dan Friederich Batari, Ketua Seksi Hubungan Antaragama dan Kemasyarakatan (HAAK) Cheppy T Wartono dan Sekretaris Seksi HAAK Marcel serta Ketua Lingkungan Karet Tengsin Santo Joseph, Andreas Sunarto.

Sementara Ustaz Babay didampingi Ustaz Eka Candra dan komunitas Hurin In Study Center, Jati Bundar, Tanah Abang.

Romo Benny berharap Ustaz Babay berkenan menerima sumbangan dari Umat Paroki Santa Theresia, Jakarta Pusat.

Ustaz Babay pun mengucapkan terima kasih kepada Paroki Santa Theresia yang senantiasa memberikan bantuan dan menjalin kerja sama. ”Ini sumbangan sudah ke enam kalinya kepada kami,” ujar Ustaz Babay.

Pada kesempatan itu, Ustaz Babay menekankan pentingnya memperkuat semangat toleransi sesama umat beragama.

Anggota Dewan Paroki Harian (DPH) Santa Theresia, Friederich Batari juga mengajak untuk terus meningkatkan kehidupan antarumat beragama yang makin toleran melalui aksi dan kegiatan nyata.

Sebarkan Kebaikan

Pastor Kepala Paroki Santa Theresia, Romo Benny Beatus Wetty SJ bersama Ketus Seksi Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan (HAAK) Cheppy T Wartono pada acara penyerahan hewan kurban berupa satu ekor sapi kepada Ustaz Babay, mewakili komunitas Hurin In Study Center, Jati Bundar, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa, 26 Mei 2026. Foto Komsos Gereja Santa Theresia

Ketua Seksi Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan Gereja Santa Theresia, Cheppy T Wartono mengatakan kegiatan sumbangan hewan kurban ini bagian dari budaya Paroki Theresia .

”Ini bagian dari budaya Paroki Theresia dalam membangun semangat toleransi dan sudah bertahun-tahun berjalan. Hal ini harus terus dijaga,” ujar Cheppy yang juga mantan Duta Besar RI untuk Meksiko dan juga mantan anggota DPR RI ini..

Lebih lanjut, Cheppy dalam momentum Perayaan Iduladha 2026, Seksi HAAK Gereja Santa Theresia mencoba menyebarluaskan kebaikan ini kepada warga di sekitar Paroki Theresia. ”Tahun ini tidak lagi di satu titik (lokasi), tetapi sudah dua titik. Harapan kami ke depan bisa mencakup lebih luas lagi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan toleransi antaragama menjadi ciri khas dari umat Katolik dan ini harus terus dipertahankan. “Tujuan kemanusiaan menjadi salah satu tujuan kita beragama. Ini sejalan dengan apa yang disampaikan Ustaz Babay,” ujar Cheppy T Wartono. (*/GK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here