Tuesday, July 5, 2022
No menu items!
spot_img
HomeEkonomiKolaborasi Perjakbi- BUMN Optimalisasi Coworking Space Dapat Tingkatkan Jumlah Pengusaha

Kolaborasi Perjakbi- BUMN Optimalisasi Coworking Space Dapat Tingkatkan Jumlah Pengusaha

Jakarta, benang.id  – Pertumbuhan bisnis virtual office dan coworking space dari tahun ke tahun terus mengalami kenaikan. Bisnis ini pun menjadi salah satu primadona bisnis kekinian saat ini, khususnya di kota-kota besar. Dengan semakin membesarnya bisnis ini, banyak hal yang menjadi perhatian bersama, hingga peluang untuk berkembang begitu besar.

Ketua Perhimpunan Pengusaha Jasa Kantor Bersama Indonesia (Perjakbi)/ Indonesia Workspace & Digital Startup Accelerator Association, Anthony Leong menjelaskan bahwa saat ini diperlukan peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk bisa menjadi inkubator guna bersama membangun ekosistem yang dapat membantu pelaku UMKM dan pengusaha pemula.

“Indonesia harus menargetkan pertumbuhan wirausaha baru sebesar 4% pada 2024. Dan ke depan rasio jumlah pengusaha harus 12-14% untuk menjadi negara maju, hal ini perlu kita dorong dengan saling sinergi kolaborasi pemerintah dan swasta. Karena saat ini kita perlu adanya fokus bukan hanya satu pihak saja, namun semua pihak yang terkait untuk bisa mengoptimalkan ekosistem bisnis dalam pemanfaatan ruang kerja workspace dan hadirkan ekosistem yang baik. Kita yakin Menteri BUMN Erick Thohir punya visi besar kembangkan jumlah entrepreneur di Indonesia dengan program yang berkelanjutan,” ujar Anthony, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (8/4/2022).

Anthony menambahkan bahwa Perjakbi berusaha menjembatani BUMN agar UMKM dan pengusaha pemula bisa mengoptimalkan ruangan atau gedung yang saat ini belum difungsikan.

“Kami terbuka mengajak semua pihak untuk saling bersinergi terutama pemerintah melalui BUMN, dan juga BUMD yang memiliki aset berupa tempat atau gedung yang belum difungsikan secara optimal. Agar bisa membuka ruang untuk melahirkan pengusaha-pengusaha baru. Strategi hulu-hilir perlu dihadirkan dalam integrated digital strategy dan business solution,” ucap Ketua HIPMI Digital itu.

Dia menilai banyak pengusaha pemula yang bingung untuk membayar sewa kantor yang sangat tinggi. Oleh karena itu perlu peran semua pihak melalui pemerintah untuk bisa memberi ruang pengusaha pemula untuk memulai di dunia usaha yang nantinya akan berdampak pada meningkatnya pengusaha baru yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian Indonesia.

“Perjakbi ajak BUMN membangun center of entrepreneurship / Indonesia Entrepreneur Hub bersama BUMN karena pentingnya virtual office dan coworking space dapat menjadi solusi dalam mendongkrak industri startup dan UMKM untuk menjawab solusi jumlah pengusaha di Indonesia. Kita harus hadirkan design dan roadmap yang jelas untuk mendorong lahirnya pengusaha by design. InsyaAllah ini akan menjadi solusi dan terobosan kepada UMKM dan startup untuk berkembang, yang kecil jadi menengah, menengah ke besar, besar menjadi konglomerat,” ungkap Pakar Digital itu.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membuka peluang kepada UMKM dan pengusaha yang masuk ke sektor digital (Hipmi Digital) untuk bersinergi dengan BUMN. Kerja sama ini dinilai penting untuk menciptakan startup baru yang kompeten.

Pada 2045 kebutuhan akan tenaga kerja yang mahir dalam menggunakan teknologi dan digitalisasi menjadi kunci dalam persaingan global.  

“Kami di BUMN membuka peluang sebesar-besarnya untuk Hipmi Digital agar bisa bersinergi dengan kami. Kita susun roadmap bersama. Sebagai salah satu bangsa yang kini telah berusia 76 tahun, kita harus punya harapan dan mimpi besar. Tentu kita harus buka semua peluang, namun satu di antara peluang penting yang harus kita perhatikan dari sekarang adalah momentum peringatan 100 tahun kemerdekaan bangsa Indonesia yaitu pada 2045,” ujar Erick beberapa waktu lalu.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments