Komit Rawat Toleransi dan Kebhinekaan, REALITALIMA Dukung Posko Mudik bersama Gus Hilmy

0
Apel di Posko Mudik Banser yang dipimpin oleh anggota DPD RI Hilmy Muhammad di Kapanewon Ngaglik, Sleman, DIY, Selasa (17/3/2026).

Sleman, benang.id — Menunjukkan komitmennya dalam merawat toleransi dan kebhinekaan, organisasi remaja lintas agama dan lintas masyarakat REALITALIMA Kapanewon Ngaglik turut mendukung Posko Mudik Banser dalam sebuah apel yang dipimpin oleh anggota DPD RI Hilmy Muhammad di Kapanewon Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (17/3/2026).

Kehadiran REALITALIMA dalam kegiatan tersebut menjadi simbol kuat keterlibatan generasi muda dalam menjaga persaudaraan di tengah masyarakat majemuk. Organisasi ini beranggotakan pemuda dari berbagai latar belakang, mulai dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, hingga aliran kepercayaan, yang seluruhnya berdomisili di wilayah Ngaglik.

Anggota DPD RI Hilmy Muhammad memberikan sambutan saat Apel Posko Mudik Banser di Kapanewon Ngaglik, Sleman, DIY, Selasa (17/3/2026).

Dalam sambutannya, Gus Hilmy yang juga anggota DPD RI DIY menegaskan bahwa Posko Mudik tidak hanya menjadi milik satu kelompok saja, melainkan ruang bersama untuk kolaborasi lintas elemen masyarakat.

“Posko mudik ini kita harapkan bukan hanya milik Banser semata, tetapi menjadi milik bersama. Ini adalah ruang kolaborasi seluruh komponen, mulai dari masyarakat, ulama, hingga unsur TNI-Polri,” ujar Gus Hilmy.

Posko Mudik Bareng Banser

Menurutnya, keberadaan posko tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan bagi para pemudik, tetapi juga sebagai bentuk nyata gotong royong dalam memberikan rasa aman, nyaman, dan perlindungan selama arus mudik berlangsung.

Salah satu acara pada Apel Posko Mudik Banser

Gus Hilmy juga mengapresiasi kehadiran REALITALIMA yang dinilai mampu menjadi contoh konkret bagaimana generasi muda dapat berperan aktif dalam menjaga harmoni sosial.

“Ini menunjukkan bahwa anak-anak muda Ngaglik memiliki kesadaran tinggi untuk merawat toleransi dan kebhinekaan. Mereka hadir bukan sekadar simbol, tetapi bagian dari solusi,” tambahnya.

Foto bareng di Posko Mudik Banser di Kapanewon Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (17/3/2026).

Sementara itu, keterlibatan REALITALIMA dalam Posko Mudik Banser juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antarorganisasi dan lembaga, termasuk dengan aparat keamanan serta berbagai elemen masyarakat lainnya di Kabupaten Sleman.

Dengan semangat kolaborasi tersebut, diharapkan Posko Mudik tidak hanya menjadi pusat pelayanan teknis, tetapi juga ruang interaksi sosial yang memperkuat persatuan di tengah keberagaman. (*/GK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here