Kuasa dalam Setara Karya Eddy Susanto, Menangi 15th UOB Painting of the Year (Indonesia)

0
134
Kuasa dalam Setara. Foto: UOB Indonesia

Karya seni yang menggambarkan pembentukan identitas gender melalui sejarah dan budaya memenangkan penghargaan Kategori Perupa Profesional

Jakarta, benang.id – UOB Indonesia menganugerahkan penghargaan 15th UOB Painting of the Year (POY) (Indonesia) dari kategori Perupa Profesional kepada Eddy Susanto atas lukisannya yang berjudul “Kuasa dalam Setara”. Perupa berusia 50 tahun asal Yogyakarta ini menggambarkan eksplorasi sejarah dan budaya akan pemahaman identitas pria dan wanita di atas kulit lembu transparan, lembaran akrilik, dan pena gambar.

Terinspirasi oleh ukiran vanitas karya Willem Isaacsz van Swanenburg pada tahun 1608 dan teks filsafat Jawa Serat Sastrajendra Hayuningrat, karya seni ini memadukan alegori visual Eropa dengan kosmologi Jawa untuk mendalami bagaimana kekuasaan, kesetaraan, dan identitas saling terkait melalui lensa budaya dan sejarah.

Lukisan Kuasa dalam Setara (kiri) di Melting Pot Ashta District 8. Foto: benang.id/Gora Kunjana

“Karya ini merefleksikan bagaimana sejarah dan keyakinan membentuk pemahaman tentang identitas kita. Dengan meleburkan tradisi vanitas yang merefleksikan kerapuhan hidup dengan filosofi Jawa, karya ini mengundang masyarakat untuk memaknai bagaimana konsep kekuasaan dan kesetaraan terus didefinisikan ulang dalam kesadaran budaya kita, menjadi dialog berkelanjutan melampaui perbedaan budaya dan konteks filosofi,” kata Eddy.

Panel juri UOB POY (Indonesia) ke-15 terdiri dari Dr Agung Hujatnika (Ketua Dewan Juri, Kurator Independen dan Dosen ITB), Alia Swastika (Kurator dan Direktur Biennale Jogja Foundation), serta Venus Lau (Direktur Museum MACAN Jakarta).

(Ki-ka) Venus Lau– Dewan Juri 15th UOB POY, Alia Swastika– Dewan Juri 15th UOB POY, Maya Rizano– Head of Strategic Communications and Brand UOB Indonesia, dan Dr Agung Hujatnikajennong– Ketua Dewan Juri 15th UOB POY, dalam jumpa pers, Rabu (15/10/2025). Foto: benang.id/Gora Kunjana

Agung Hujatnika mengatakan, ”Kuasa dalam Setara” menghadirkan kedalaman konsep dan ketepatan teknis yang kuat. Sang perupa menunjukkan keterampilan yang matang dalam teknik pelapisan, kolase, dan gambar detail, serta mengintegrasikan aksara Jawa yang menghadirkan refleksi kosmologis.

“Dengan memadukan tradisi visual Eropa dan Jawa, karya ini membangun dialog halus antara budaya, sejarah, dan keyakinan. Karya ini mencerminkan kematangan dan pemikiran mendalam sang perupa terhadap sejarah dunia, sekaligus kedekatannya dengan budaya lokal Indonesia melalui penggunaan kulit lembu yang digunakan secara tradisional sebagai materi utama seni wayang kulit,” paparnya.

Sebagian karya UOB POY di Ashta District 8. Foto: benang.id/Gora Kunjana

Sebagai pemenang utama kompetisi UOB POY (Indonesia) ke-15, Eddy Susanto berhak menerima uang tunai sebesar Rp250 juta. Karya seninya akan bersaing dengan karya pemenang dari Malaysia, Singapura, Thailand dan Vietnam dalam UOB Southeast Asian POY yang akan diumumkan pada 12 November 2025 di Singapura. Eddy juga berkesempatan untuk berpartisipasi dalam program residensi yang didukung oleh UOB.

Hendra Gunawan, Presiden Direktur UOB Indonesia, mengucapkan selamat kepada Eddy Susanto yang telah memenangkan penghargaan tertinggi kompetisi UOB POY ke-15 di Indonesia. “Kami bangga bahwa UOB POY, di tahun ke-15 di Indonesia, senantiasa mendukung perkembangan seni kontemporer di Indonesia dan di kawasan regional. Dengan menyediakan wadah bagi para perupa untuk menunjukkan kreativitas mereka, kami ingin mengundang para perupa untuk berdialog bermakna dan merayakan ekspresi budaya,” ujarnya.

“‘Kuasa dalam Setara’ merefleksikan kualitas dan kedalaman karya yang terinspirasi oleh kompetisi ini, yang mencerminkan bagaimana seni dapat menantang perspektif, menghubungkan tradisi, dan memperkaya pemahaman kita tentang masyarakat,” imbuh Hendra.

(Ki-ka) Teh Han Yi– Finance and Corporate Services Director UOB Indonesia, Wamenbud Giring Ganesha Djumaryo, Eddy Susanto—Pemenang 15th UOB POY, dan Maya Rizano– Head of Strategic Communications and Brand UOB Indonesia. Foto: UOB Indonesia

Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia (Wamenbud) Giring Ganesha Djumaryo, mengatakan, kompetisi UOB POY telah menunjukkan kontribusi konsisten terhadap kemajuan seni di Indonesia yang melampaui batasan geografis. Sebagai platform bagi perupa baru, UOB POY turut memperkuat ekosistem seni dan mendorong apresiasi masyarakat terhadap seni. “Saya mengucapkan selamat kepada para pemenang dan finalis UOB POY yang terus menampilkan kekayaan warisan budaya Indonesia kepada dunia. Kami berharap karya-karya yang dihasilkan dapat membangkitkan semangat kolektif untuk diapresiasi di tingkat regional dan global,” ujarnya.

Karya seni yang menggambarkan ikatan rapuh keluarga transnasional memenangkan 15th UOB Most Promising Artist of the Year (Indonesia)

I am here (kiri) di Melting Pot Ashta District 8. Foto: benang.id/Gora Kunjana

Pada kategori Perupa Pendatang Baru, Muhammad Shodik, 24, perupa asal Probolinggo, Jawa Timur, memenangkan 15th UOB Most Promising Artist of the Year (Indonesia) dengan karyanya yang berjudul “i am here”.

I am here. Foto:UOB Indonesia

Lukisan ini terinspirasi dari ikatan rentan antara sang perupa dan ayahnya yang tidak terdokumentasi, menggunakan foto, pesan, dan arsip-arsip untuk mengingat kembali ingatan, ketidakhadiran, dan koneksi transnasional. Tulisan berulang “i am here” dan gambaran halus membangkitkan ruang liminal antara kepergian dan kepulangan yang tidak menentu, menonjolkan kehadiran, kerentanan, dan hasrat manusia untuk menjembatani jarak antar batas.

Penasaran dengan karya seni pemenang kompetisi 15th UOB POY (Indonesia)? Silakan mengunjungi Melting Pot, ASHTA District 8, Jakarta, lantai GF. Sebanyak 48 karya finalis kompetisi 15th UOB POY (Indonesia), termasuk di antaranya delapan karya pemenang dapat Anda nikmati mulai tanggal 15 hingga 30 Oktober 2025, dari pukul 10 pagi hingga 10 malam.

Dr Agung Hujatnikajennong– Ketua Dewan Juri 15th UOB POY dan Maya Rizano– Head of Strategic Communications and Brand UOB Indonesia mengajak media tur ke pameran usai jumpa pers, Rabu (15/10/2025). Foto: benang.id/Gora Kunjana

Bermitra dengan Art Jakarta, UOB juga menghadirkan rangkaian acara inspiratif dan kreatif melalui tur pameran, art talk, dan workshop menggambar untuk anak-anak. (*/GK)

Berikut para pemenang kompetisi 15th UOB POY (Indonesia):

Para pemenang kategori Establish Artists
Para pemenang kategori Emerging Artists

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here