Jakarta, benang.id — Pasar kripto global akan memasuki fase baru pada tahun 2026, ditandai dengan semakin kuatnya peran institusi keuangan dan meningkatnya kebutuhan terhadap kepastian regulasi, kata Pakar Digital Anthony Leong.
Anthony yang juga Ketua Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Bidang Sinergitas Danantara, menyampaikan bahwa pergerakan pasar kripto saat ini tidak lagi sepenuhnya digerakkan oleh spekulasi ritel, melainkan mulai dipengaruhi oleh masuknya investor institusional, produk keuangan berbasis kripto, serta arah kebijakan global.
“Tahun depan kita akan melihat pasar kripto yang lebih dewasa. Pergerakannya tidak lagi liar tanpa arah, tetapi semakin dipengaruhi oleh institusi, regulasi, dan faktor makroekonomi global,” ujar Anthony pada keterangannya, Jumat (26/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa kehadiran produk seperti exchange-traded fund (ETF) kripto dan meningkatnya adopsi aset digital oleh lembaga keuangan besar menjadi sinyal bahwa kripto mulai diposisikan sebagai bagian dari sistem keuangan global, bukan sekadar instrumen spekulatif.
Menurut Anthony, kondisi ini membuka peluang baru bagi pelaku usaha, termasuk pengusaha muda Indonesia, untuk terlibat lebih jauh dalam ekosistem aset digital, baik dari sisi teknologi, jasa keuangan, maupun pengembangan model bisnis baru.
“Ini momentum bagi pengusaha nasional untuk tidak hanya menjadi penonton. Kripto dan teknologi blockchain ke depan akan banyak bersinggungan dengan sektor riil, pembiayaan, hingga perdagangan internasional,” katanya.
Meski demikian, Anthony juga mengingatkan bahwa volatilitas pasar kripto tetap akan terjadi. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya literasi, manajemen risiko, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Ia menilai kejelasan regulasi di Indonesia menjadi faktor kunci agar perkembangan industri kripto dapat berjalan seimbang antara inovasi dan perlindungan konsumen.
“Regulasi yang jelas bukan untuk membatasi, tapi justru memberikan kepastian. Dengan aturan yang tepat, industri kripto bisa tumbuh sehat dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional,” tambahnya.
Anthony berharap para pelaku usaha dan investor dapat menyikapi dinamika pasar kripto ke depan secara rasional dan strategis, serta tidak semata-mata mengejar keuntungan jangka pendek. (*/GK)



