Saturday, April 13, 2024
No menu items!
spot_img
HomeNasionalMau Menang Pilkada 2024? Berikut 3 Pesan Utama Tim Kampanye Obama

Mau Menang Pilkada 2024? Berikut 3 Pesan Utama Tim Kampanye Obama

Jakarta, benang.id – Bagi para peserta atau kontestan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 yang ingin memenangkan Pilkada itu, berikut 3 pesan utama dari David Plouffe, seorang Mantan Manager Kampanye Presiden Obama.

Sebagaimana diketahui, Pilkada 2024 akan diselenggarakan secara serentak pada Rabu, 27 November 2024 mendatang. Pilkada merupakan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Menjelang Pilkada 2024, Golkar Institute menggelar Exclusive Lecture “Winning the Election: 2024 Regional Elections on the Horizon” pada Jumat (16/2/2024) di Jakarta. Diskusi ini mengundang David Plouffe, Ahli Strategi Politik dan Mantan Manager Kampanye Presiden Obama.

Menargetkan Pemilih

Pertama, David Plouffe di awal diskusi menyampaikan, para peserta Pilkada 2024 harus mengetahui pemilih yang menjadi target mereka. Pemilih akan terbagi berdasarkan demografi hingga tingkat pendidikan.

“Pemilih mana yang datang kepada Anda pada pemilu kali ini dan mengapa? Dan bisakah Anda mendapatkannya pada tahun 2029? Tentu saja kita hidup di dunia dengan data yang canggih. Jadi, jika ada 2-3% pemilih di suatu negara, mungkin ada 6-8% lainnya yang sama seperti mereka, baik secara demografis maupun pendidikan,” jelas Plouffe.

Membatasi Target

Exclusive Lecture “Winning the Election: 2024 Regional Elections on the Horizon” Jumat (16/2/2024), mengundang David Plouffe, Ahli Strategi Politik dan Mantan Manager Kampanye Presiden Obama.

Kedua, David Plouffe juga menyampaikan, peserta Pilkada harus secara realistis menentukan dan membatasi pemilihnya. Mereka perlu memfokuskan target pemilih yang memiliki keterbukaan terhadap partai pengusungnya.

Menurut Plouffe, dalam politik setiap kandidat tentu saja ingin agar semua orang memilihnya. Tapi itu tidak realistis. Karena itu, kandidat selalu berusaha membatasi jumlah pemilihnya agar fokus hanya pada target realistis yang diharapkan.

“Meski kedengarannya buruk, namun itu target realistis yang dapat dicapai bagaimana Anda mampu memiliki target realistis yang terbuka terhadap kandidat yang diusung partai Anda,” tambahnya.

Diskusi ini turut dihadiri sejumlah petinggi Partai Golkar dan Golkar Institute, di antaranya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Wakil Ketua Dewan Pengurus Golkar Institute Dr Rizal Mallarangeng, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Erwin Aksa, dan lainnya.

Mendengar dan Memahami Aspirasi Pemilih

Ketiga, David Plouffe juga berpesan agar para peserta Pilkada mendengarkan dan memahami aspirasi pemilihnya.

“Anda harus mendengarkan para pemilih lalu belajar dari aspirasi mereka. Dan berdasarkan itu, Anda kemudian bersiap membangun kesuksesan pemilu yang akan datang pada akhir tahun 2024 ini,”

Partai Golkar sendiri masuk dalam 3 partai yang menerima perolehan suara terbanyak pada Pileg 2024 lalu.

Berdasarkan website Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 16 Februari, Golkar memperoleh sekitar 5.687.167 suara di Pileg DPR RI.

Diikuti Partai Gerindra dengan perolehan 4.940.264 suara. Sementara posisi paling atas masih dipegang PDIP dengan 6.353.822 suara. (*)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments