Moderasi Beragama, Rm Fadjar Kunjungi Pesantren Nurul Jadid

0
100
Kiri ke kanan: Faiz AHZ, Fahmi AHZ, Wahyudin Latif, KH Zuhri Zaini, Romo Lora Fajar, Adi Krisna (Ketua Golkar Bondowoso), Muhammad Khozin, KH Zuhri Zaini BA - Pengasuh Ponpes Nurul Jadid, AKBP Wahyuddin Latif SH SIK MSi – Kapolres, Muhammad Khozin MAP - Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKB, Fahmi AHZ - Wakil Bupati Probolinggo

Probolinggo, benang.id – Moderasi beragama tidak cukup hanya pengetahuan dan teori saja. Tetapi harus sampai pada pengalaman. Sebab, dari pengalaman itu akan muncul banyak cerita. Salah satu pengalaman yang seharusnya mudah, namun tidak setiap orang mau melakukan adalah berkunjung dan silahturahmi.

Rm Fadjar bersama KH Zuhri Zaini BA – Pengasuh Ponpes Nurul Jadid

Banyak alasannya orang tidak mau melakukan kunjungan dan silatrahmi. Namun intinya karena mereka tidak mau keluar dari zona nyaman dan mapan. Damianus Fadjar Tedjo Soekarno Pr, seorang romo yang berkarya di Paroki Kraksaan, Probolinggo, memberikan contoh moderasi beragama yang sebetulnya mudah dilakukan itu.

Ia melakukan kunjungan silaturhami ke Pesantren Nurul Jadid yang tengah merayakan Hari Jadi ke-77 pada Minggu (18/1/2026), saat dirinya harus melayani umat dan memimpin misa. “Justru di tengah kesibukan itulah kita harus berani berkorban demi amanat Dokumen Abu Dhabi. Dan ternyata justru penerimaan dari Keluarga Besar PP Nurul Jadid luar biasa,” katanya.

Rm Fadjar (tengah) menghadiri undangan HUT PP Nurul Jadid ke-77. Tampak Sebelah Wabup Probolinggo (kanan) dan Ra Faiz (kiri)

Diantar oleh Ra Faiz, Romo Fadjar bisa bertemu dan bersama rombongan disambut antusias KH Zuhri Zaini BA, Pengasuh Ponpes Nurul Jadid, di tengah kesibukannya memimpin pengajian. (*/GK)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here