Nasib Kusir Andong Bergantung Wisatawan, Mbah Yat Berharap Jogja Tetap Aman 

0

YOGYAKARTA, BENANG.ID – Di tengah dinamika situasi keamanan yang belakangan menjadi perhatian publik, para pelaku wisata di Yogyakarta berharap Kota Gudeg tetap menjadi destinasi yang aman dan nyaman bagi wisatawan.

Harapan itu disampaikan Yatijo (60), kusir andong yang setiap hari mencari nafkah di kawasan Malioboro, saat ditemui Sabtu (31/10/2026).

Bagi pria yang akrab disapa Mbah Yat tersebut, situasi Yogyakarta yang aman dan kondusif bukan sekadar persoalan kenyamanan wisatawan.

Lebih dari itu, kondisi tersebut berkaitan langsung dengan keberlangsungan penghidupannya.

Sebab, menarik andong menjadi sumber pendapatan utama yang selama ini menopang kebutuhan hidupnya selama lebih dari 38 tahun.

“Harapannya Yogyakarta ya aman-aman saja. Supaya wisatawan yang ingin datang ke Yogyakarta tidak takut,” kata Mbah Yat.

Ia berharap, di tengah kondisi ekonomi saat ini berbagai dinamika yang terjadi tidak membuat wisatawan mengurungkan niat untuk berkunjung ke Yogyakarta.

Sebab, semakin banyak wisatawan yang datang, semakin besar pula peluang para pelaku usaha wisata untuk mendapatkan penghasilan.

Baca juga : Mau Naik Andong di Malioboro? Simak Tips agar Tak Salah Pilih Rute dan Tarif

Mbah Yat mengaku jumlah penumpang andong yang menggunakan jasanya tidak selalu sama setiap hari.

Dalam sehari, ia rata-rata bisa mendapatkan satu hingga dua kali perjalanan, bergantung pada ramai atau sepinya kunjungan wisatawan.

“Ya bejo-bejan, kadang pas ramai bisa dapat banyak. Kalau pas sepi, sehari paling cuma satu kali. Seperti hari ini, saya dari pukul 08.00 sampai pukul 14.00 baru dapat satu,” tuturnya.

Kondisi tersebut membuatnya berharap sektor pariwisata Yogyakarta terus tumbuh dan kunjungan wisatawan tetap terjaga.

Di usianya yang menginjak 60 tahun, Mbah Yat masih berharap bisa terus mengandalkan andong sebagai sumber penghidupan.

Ia ingin Yogyakarta tetap menjadi kota yang dirindukan wisatawan, bukan hanya karena keindahan dan budayanya, tetapi juga karena rasa aman dan kenyamanan yang ditawarkan.

Sebab, bagi Mbah Yat dan para pelaku wisata kecil lainnya, ketika wisatawan merasa aman untuk datang, ada harapan ekonomi yang ikut tumbuh di sepanjang jalan Malioboro. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here