Surakarta, benang.id — Pencetus konsep Murakabi Economics atau Ekonomi Murakabi yang juga dosen pengajar di Fakultas Ekonomi dan Program Pascasarjana (khususnya Program Studi Magister Administrasi Publik), Universitas Surakarta (Unsa), Roderikus Agus Trihatmoko, menerima gelar Honorary Professor in Economics (Profesor Kehormatan di bidang Ekonomi) dari SouthWest CommonWealth Eduversity (SWCW), United Kingdom.
Ditetapkan di United Kingdom, Sertifikat tanggal 15 Juni 2026 dengan Nomor SWCWUPIC11020130 setelah Letter of Appointment (Surat Penunjukan) oleh President Southwest Commonwealth Eduversity pada tanggal 10 Juni 2026, atas dasar rekomendasi Dewan Akademik dan Komite Nominasi. Appointment Announcement (Pengumuman Pengangkatan) disampaikan ke publik pada tanggal 22 Juni 2026 melalui platform/media Universitas tersebut.
Penghargaan akademik tertinggi tersebut diberikan kepada R Agus Trihatmoko sebagai apresiasi atas dedikasi seumur hidupnya, prestasi yang luar biasa, dan dampak abadi pada kemajuan akademik dan kepemimpinan intelektual. Bimbingan, arahan, dan dukungan berkelanjutan yang tak ternilai harganya kepada Universitas dan komunitas akademiknya mencerminkan komitmen teguhnya terhadap keunggulan dan pengejaran pengetahuan.
Sebagai pengakuan atas kontribusinya yang luar biasa ini, Universitas dengan bangga menganugerahkan kepadanya jabatan profesor kehormatan ini dengan segala hak, keistimewaan, dan penghargaan yang terkait dengannya.
Pemikiran dia tentang Ekonomi Murakabi yang diikuti oleh bukti publikasi artikel jurnal, penulisan buku, peninjau artikel jurnal internasional papan atas, serta beragam keahlian dan pengalaman profesional merupakan poin signifikan yang menjadikan Agus Trihatmoko meraih gelar kehormatan dari SWCW.
Selain itu kiprah dan eksistensinya yang melengkapi profil Profesor Agus Trihatmoko menjadi detail pertimbangan Dewan Akademik dan Komite Nominasi “seperti ditampilkan dalam Poster Pengumuman Pengangkatan”.

Menanggapi anugerah tersebut, Prof Agus Trihatmoko menyatakan sangat bersyukur kepada Tuhan, serta merasa terhormat dan bangga diterima menjadi keluarga SWCW yang merupakan salah satu Universitas hebat di benua Eropa.
“Tentu mulai saat ini saya berasosiasi dan berafiliasi melekat dengan SWCW untuk berkontribusi dengan penuh tanggung jawab dan berintegritas dalam melaksanaan penugasan yang akan diberikan ke depan. Ini adalah kesempatan istimewa dalam mendedikasikan diri lebih luas kebermanfaatan dan jangkauannya, untuk saya penggang dengan komitmen terbaik,” katanya dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Selasa, 23 Juni 2026.
Prof Agus menambahkan, dalam beberapa minggu ke depan, ia akan membuka diri dengan kolega di sana dan mengikuti arahan para pimpinan Universitas akan menjadi adaptasi manajerial untuk dirinya.
“Komunikasi dan interaksi jarak jauh tidak menjadi kendala di era kemajuan teknologi, efektivitasnya jelas sangat produktif dan efisien. Manajemen waktu, telah saya persiapkan agar tidak mengurangi kontribusi utama sebagai dosen tetap di Universitas Surakarta, justru memperkuat rekoginisi dosen bagi Universitas. Professorship tersebut telah saya laporkan resmi ke Rektorat dan Pimpinan Yayasan Perguruan Tinggi Surakarta,“ jelasnya.
Selanjutnya, Prof Agus menyampaikan terima kasih dan hormat kepada SouthWest CommonWealth Eduversity (SWCW), United Kingdom, atas kepercayaannya. Terima kasih juga disampaikannya kepada seluruh kolega dari berbagai Universitas di Indonesia, serta kolega pada Lembaga dan Korporasi yang telah menjalin kerja sama dan kolaborasi. Tidak terlupakan kepada rekan-rekan jurnalis yang selama ini telah berkontribusi bagi karya-karyanya.
“Dengan tulus hati saya mohon doa dan dukungan semua pihak, semoga Tuhan Yang Maha Esa membimbing, menyertai dan memberkati kita. Salam hangat dari Kota Surakarta,“ tutur Prof Agus Trihatmoko. (*/GK)



