JAKARTA, BENANG.ID – Persaingan gelar juara Super League 2026/2027 mulai memanas.
Persija Jakarta tampil impresif pada awal musim di bawah arahan Shin Tae-yong, sementara juara bertahan Persib Bandung justru belum menemukan konsistensi.
Macan Kemayoran mengawali kompetisi dengan catatan sempurna.
Empat pertandingan berhasil dilewati dengan kemenangan, menghasilkan 12 poin yang mengantarkan Persija ke puncak klasemen sementara.
Performa tersebut menjadi sinyal kebangkitan Persija dalam perburuan gelar.
Sejak terakhir kali mengangkat trofi Liga 1 pada 2018, klub ibu kota itu belum kembali meraih gelar juara.
Satu di antara pencapaian terbaik mereka setelahnya adalah finis sebagai runner-up pada musim 2022/2023 bersama Thomas Doll.
Kini, Persija mencoba kembali ke jalur juara bersama Shin Tae-yong.
Dukungan manajemen dalam membangun skuad juga terlihat dari perekrutan sejumlah pemain lokal dan asing untuk memperkuat berbagai sektor permainan.
Di antara pemain lokal yang didatangkan terdapat Nadeo Argawinata, Victor Dethan, dan Marselino Ferdinan.
Persija juga merekrut sejumlah pemain asing, termasuk Denis Kollinger, Stjepan Loncar, Kwon Chang-hoon, Ivan Mamut, Alexander Jeremejeff, dan Kerim Memija.
Kombinasi pemain tersebut mulai memperlihatkan hasil positif pada awal kompetisi.
Empat kemenangan beruntun membuat Persija memiliki modal penting untuk menjaga posisi di papan atas.
Persib Belum Stabil, Persaingan Gelar Makin Terbuka
Situasi berbeda dialami Persib Bandung. Sebagai juara bertahan, Maung Bandung belum mampu menjaga laju kemenangan pada awal musim ini.
Dari empat pertandingan, Persib mengoleksi dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Raihan tujuh poin menempatkan mereka di posisi kedelapan klasemen sementara.
Hasil tersebut membuat persaingan menuju tangga juara semakin menarik.
Persija sudah mengumpulkan keunggulan poin, sedangkan Persib masih berupaya memperbaiki posisi.
Media sepak bola berbahasa Inggris, Footy Rankings, turut merilis proyeksi peluang juara Super League 2026/2027 melalui akun media sosial X pada 11 Oktober 2026.
Dalam proyeksi tersebut, Persija memperoleh peluang sebesar 41 persen untuk meraih gelar juara. Persib menyusul dengan angka 36 persen.
Footy Rankings juga memasukkan Borneo FC dengan peluang sembilan persen dan Dewa United sebesar tujuh persen.
Angka tersebut merupakan proyeksi, bukan hasil akhir kompetisi, sehingga masih dapat berubah seiring perjalanan musim.
Shin Tae-yong Waspadai Persita
Meski sedang berada dalam tren positif, Persija belum bisa bersantai. Ujian berikutnya datang dari Persita Tangerang yang dijadwalkan bertandang ke markas Macan Kemayoran pada pekan kelima, Sabtu (17/10/2026).
Shin Tae-yong menilai Persita tetap menjadi lawan yang patut diperhitungkan, terlebih tim tersebut belum menelan kekalahan pada awal musim.
“Persita merupakan tim yang bagus,” ujar Shin.
Ia juga mengingatkan anak asuhnya agar mempersiapkan pertandingan dengan serius dan tidak meremehkan kekuatan lawan.
“Mereka juga belum terkalahkan pada musim ini. Kami harus mempersiapkan diri dengan baik dan tidak boleh lengah dalam menghadapi mereka,” lanjutnya.
Laga melawan Persita menjadi kesempatan bagi Persija untuk melanjutkan catatan kemenangan sekaligus mempertahankan posisi di puncak klasemen.
Bagi Persib, perjalanan kompetisi masih panjang dan peluang memperbaiki posisi tetap terbuka.
Namun, jika Persija mampu menjaga konsistensi sementara para pesaing kehilangan poin, persaingan gelar musim ini berpotensi semakin mengarah ke ibu kota. (*)


