Friday, October 7, 2022
No menu items!
spot_img
HomeGaya HidupPrestasi Terus Menjulang, Putri KW Digadang-gadang Gantikan Susi Susanti

Prestasi Terus Menjulang, Putri KW Digadang-gadang Gantikan Susi Susanti

Jakarta, benang.id – Prestasi yang terus menjulang membuat pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani (Putri KW) digadang-gadang dapat menggantikan posisi Susi Susanti jadi andalan tim bulutangkis putri Indonesia di masa depan.

Tak berlebihan jika Putri KW diharapkan jadi andalan tim putri bulutangkis Indonesia. Pasalnya torehan prestasinya menunjukkan tren positif 3 tahun terakhir ini. Terbaru, Putri berhasil menyabet gelar juara Orleans Masters 2022. Gelar individu pertama Putri di tahun 2022.

Meski kalah mudah di game pertama dengan skor 7-21, Putri dapat menuntaskan laga berdurasi 62 menit dan menekuk Iris Wang (AS). Putri merebut dua game berikutnya dengan 21-19, 21-18 pada final turnamen bulutangkis yang digelar di Palais des Sports, Prancis, Minggu (3/4/2022).

Putri Kusuma Wardani
Putri KW dan Iris Wang (AS).saat penyerahan medali juara 1 & 2 Turnamen Orleans Masters 2022. Foto: youtube

Gelar Orleans Masters 2022 sangat berarti bagi Putri. Sebab Putri yang kini berperingkat 78 BWF berhasil menaklukkan satu-per satu lawannya yang semuanya berperingkat jauh di atasnya. Sebelum melangkah ke final dan juara, di babak pertama Putri mengalahkan Ashmita Chaliha (India), peringkat 60 BWF 21-17, 19-21, 21-14.

Di babak kedua Putri menang relatif mudah saat menghadapi rekan senegara Ruselli Hartawan (60 BWF) dengan skor 21-11, 21-10.

Demikian juga di babak ketiga, Putri melenggang mudah setelah memukul Kristin Kuuba (Estonia), peringkat 48 BWF 21-5, 21-17.

Adapun di babak semifinal, Putri menekuk pemain Denmark Line Hojmark Kjaersfeldt, peringkat 33 BWF 21-10, 22-20.

Gelar Orleans Masters 2022 menambah deretan gelar Putri KW. Tahun 2021 lalu, Putri sudah menjuarai Spain Masters,  Ceko Terbuka, dan Bahrain International.

Gelar Orleans Master 2022 diharapkan dapat memotivasi Putri untuk bisa bermain semakin baik dan semakin percaya diri di pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Perjalanan karir

Putri KW di Orleans Masters
Putri KW saat berlaga di final Orleans Masters 2022, Minggu (3/4/2022). Foto: youtube

Perjalanan karir bulutangkis Putri Kusuma Wardani dimulai dengan bergabung di PB Exist Jakarta. Gadis kelahiran Tangerang, 20 Juli 2002 ini menjadi bagian tim Exist Jakarta yang memenangkan turnamen Superliga Junior 2018.

Di tahun 2018 inilah Putri mulai masuk tim pelatnas dan ikut berlaga di kejuaraan junior Asia & dunia dan berhasil meraih perunggu.

Pada usia 16 tahun, Putri mampu merebut juara ke-2 di Bangladesh International Challenge. Putri kemudian kembali masuk final Gradprix Jayaraya Junior Internasional, dan berhasil meraih emas pertamanya.

Selanjutnya pada tahun 2019, Putri ikut berjuang bersama timnas Indonesia di Rusia, merebut juara beregu junior di Piala Suhandinata untuk kali pertama dengan menaklukkan Tiongkok, 3-1. Putri saat itu menyumbangkan 1 poin.

Sejak saat itu, sosok Putri menyedot perhatian pecinta bulutangkis di Tanah Air. Banyak kalangan memrediksi bahwa Putri bakal menjadi andalan tim bulutangkis putri di sektor tunggal.

Apalagi tak lama kemudian, Putri berhasil menumbangkan 3 pemain senior sekaligus dalam ajang simulasi Piala Thomas & Uber tahun 2020 di Jakarta. Putri mampu menekuk 3 seniornya sekaligus yang memiliki ranking BWF jauh di atasnya. Mereka adalah Gregoria Mariska Tunjung (23 BWF), Fitriani (39 BWF), dan Ruselli Hartawan (42 BWF). Sementara Putri sendiri, selain usianya yang masih muda yakni 18 tahun, ranking BWF-nya masih di sekitar 200-an.  

Putri KW yang khas dengan teriakannya saat berlaga di lapangan ini, menjadi rising star pada tahun 2021 saat berlaga di Orleans Masters dan Spain Masters. Meski Putri yang saat itu masih berada di peringkat 273 dunia hanya mampu bertahan hingga 8 besar Orleans Masters 2021.

Sepak terjang Putri di lapangan tepok bulu ini makin memesona dunia tatkala menjuarai Spain Masters. Di kejuaraan BWF kategori super 300, yang digelar Mei 2021 itu, Putri dari babak ke babak membuat kejutan demi kejutan dengan menumbangkan para pemain senior dengan peringkat BWF jauh di atasnya.

Di babak ke-2 dia mengandaskan unggulan ke-5, yang juga seniornya di pelatnas Ruselli Hartawan.  Di babak ke-3, atau perempat final, Putri menghentikan langkah unggulan k-8 asal Belgia Lian Tan. Lalu, di babak semifinal, Putri mengubur harapan peringkat 79 dunia asal Prancis, Leonice Huet. Dan, puncaknya di babak final, Putri menghempaskan unggulan ke-3 rangking 27 dunia asal Denmark, Line Christophersen, dengan skor telak 21-15, 21-10.  (berbagai sumber)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments