Friday, July 1, 2022
No menu items!
spot_img
HomeEkonomiPuji Capaian Menteri Bahlil, Sultan Najamudin Dorong Investasi Lebih Banyak Didistribusikan ke...

Puji Capaian Menteri Bahlil, Sultan Najamudin Dorong Investasi Lebih Banyak Didistribusikan ke Daerah

Jakarta, benang.id – Wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin mengapresiasi kinerja apik dan capaian positif kementerian investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI yang sukses meningkatkan nilai investasi dan menarik lebih banyak investor asing pada awal tahun ini.

Merujuk data Kementerian Investasi/BKPM, total nilai investasi pada triwulan I-2022 mencetak rekor pertumbuhan tertinggi sepanjang 10 tahun terakhir, atau tumbuh 28,5% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 219,7 triliun.

Realisasi investasi triwulan I-2022 tersebut telah mencapai 23,5% dari target yang diamanahkan Presiden Joko Widodo sebesar Rp 1.200 triliun pada tahun ini.

“Kita patut bersyukur dengan segala capaian positif investasi di masa pemulihan ekonomi nasional yang begitu luar biasa ini. Tentunya tidak terlepas dari pendekatan kebijakan pemerintah dalam melakukan pengendalian terhadap pandemi Covid-19 secara efektif dan kelihaian para Menteri terkait, khususnya menteri BKPM Bahlil Lahadalia dalam melakukan diplomasi investasi dan penyesuaian mekanisme perizinan usaha yang lebih ramah investasi”, ungkap mantan ketua Hipmi Bengkulu itu melalui keterangan resminya, Rabu (4/5/2022).

Menurut dia, dengan pemulihan Pandemi yang lebih cepat, Indonesia mendapatkan bonus kepercayaan dan percepatan pemulihan ekonomi yang tidak banyak dimiliki oleh negara lain, setelah mampu meningkatkan ekspor komoditi dan bahan baku seperti Sawit dan batubara juga pada sektor jasa pariwisata secara signifikan.

Di saat yang sama, Indonesia juga merupakan pasar yang sangat penting bagi dunia bisnis dan pelaku industri berskala global.

“Saya kira ini menjadi poin penting yang harus diperhatikan oleh pemerintah dalam mendongkrak ekonomi nasional dengan melakukan inovasi ekspansi investasi khususnya di sektor rill dan manufaktur ke semua daerah sesuai kebutuhan dan trend pasar ekspor. Dengan modal infrastruktur yang sudah cukup memadai, Investasi tidak boleh terkonsentrasi hanya di wilayah tertentu saja”, tegas mantan Wakil Gubernur Bengkulu itu.

Oleh karena itu, kata Sultan, dibutuhkan kolaborasi ekstra, antara pemerintah pusat dan daerah juga pelaku industri khususnya UMKM lokal dalam membuka peluang investasi di daerah-daerah secara proporsional. Tentunya dengan pendekatan bisnis yang ramah, profitable dan berkelanjutan berbasiskan kemitraan.

“Kami selalu mengatakan bahwa secara empiris semua daerah kita memiliki potensi yang bisa ditingkatkan nilai jualnya untuk ditawarkan ke pasar ekspor. Hasil alam kita, khususnya biodiversitas, sangat dibutuhkan di luar sana, hanya dibutuhkan sedikit inovasi dan investasi yang cukup dalam proses pengembangannya”, tutupnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments