Tuesday, September 27, 2022
No menu items!
spot_img
HomeEkonomiSekjen Bagas Adhadirgha: Hipmi-Singapura Buka Peluang Kerja Sama 

Sekjen Bagas Adhadirgha: Hipmi-Singapura Buka Peluang Kerja Sama 

Singapura Tertarik Investasi di Daerah Seluruh Indonesia

Jakarta, benang.id   – Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) melakukan audiensi dengan Permanent Secretary of the Minister of Trade and Industry Republic of Singapore, Gabriel Lim. Dalam audiensi, kedua negara tersebut membuka peluang kerja sama dalam hal permodalan, transfer of technology, dan pengembangan kapabilitas pengusaha muda nasional.

Sekretaris Jenderal BPP Hipmi Bagas Adhadirgha mengatakan, pintu masuk investasi di Indonesia adalah Singapura. Banyak sekali investor di negara ini, bahkan nilai investasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia yang tertinggi berasal dari Singapura.

“Pemerintah Singapura meminta masukan pengusaha muda mengenai arah perkembangan ekonomi Indonesia ke depan. Singapura membuka peluang kerja sama antara para pengusaha muda Indonesia yang diwakili oleh Hipmi dengan pengusaha Singapura dalam hal permodalan, transfer of technology, dan pengembangan kapabilitas pengusaha muda nasional,” ujar Bagas dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (15/6/2022).

Menurutnya, tidak perlu Indonesia jauh-jauh ke Eropa atau Amerika untuk mencari investor, Singapura yang sangat dekat dari Indonesia, banyak investor yang berinvestasi di Indonesia. Bahkan dibanding negara-negara lain, nilai investasi dari Singapura yang paling terbesar sepanjang 2021 lalu.

“Pemerintah Singapura tertarik untuk berinvestasi di daerah-daerah di seluruh Indonesia yang mempunyai potensi investasi yang menarik. Hipmi diundang untuk hadir ke Singapura untuk menindaklanjuti hasil meeting ini dan akan dipertemukan dengan beberapa pengusaha Singapura,” ucapnya.

Pertemuan ini, kata Bagas, dapat menjadi jembatan penghubung investasi Singapura ke Indonesia. Selain proaktif melakukan kampanye pemasaran investasi dan memberikan informasi investasi, juga memfasilitasi misi investasi dari Singapura ke Indonesia, sekaligus mendorong realisasi investasi.

“Sejumlah kluster sumber daya potensial yang dimiliki Indonesia dan menarik minat investasi ke daerah yakni sektor permodalan, transfer of technology, dan pengembangan kapabilitas pengusaha muda nasional. Kluster usaha ini juga menjadi fokus pemerintah Indonesia saat ini,” ungkapnya.

Hal ini menjadi sinyal positif bahwa perekonomian di Indonesia telah berangsur pulih dari pandemi. Dengan adanya upaya meningkatkan performa pemerintah dalam pelayanan investasi, Hipmi memastikan iklim berinvestasi dan berusaha di Indonesia akan semakin kondusif.

“Untuk itu, segala peluang investasi yang dapat membawa dampak positif bagi tumbuhnya ekonomi di daerah mesti didorong. Peran dan partisipasi ini juga harus dilakukan di sektor swasta, yang berkolaborasi dengan pemerintah untuk menarik sebanyak-banyaknya investor ke Indonesia. Ini sudah menjadi komitmen kami di Hipmi untuk membantu pemerintah,” imbuhnya.  

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments