Saturday, August 20, 2022
No menu items!
spot_img
HomeEkonomiWamendag Tegaskan Komitmen Pemerintah Kembangkan UMKM di Seluruh Indonesia

Wamendag Tegaskan Komitmen Pemerintah Kembangkan UMKM di Seluruh Indonesia

Padang, benang.id – Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) berkomitmen terus mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia, termasuk di Sumatra Barat (Sumbar). Kemendag pun mendorong para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya.

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengemukakan hal tersebut dalam kunjungannya ke beberapa titik UMKM di Sumatra Barat, Selasa (28/6/2022).

“Pemerintah terus berupaya mengembangkan UMKM di seluruh Indonesia, khususnya Sumatra Barat. Para pelaku UMKM yang dapat meningkatkan kualitas produknya diharapkan dapat menembus ekspor ke pasar global. Kementerian Perdagangan melalui perwakilan perdagangan, seperti atase perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) dapat membantu menghubungkan antara produsen produk lokal dan pasar secara langsung maupun melalui investor,” kata Wamendag, dalam keterangan persnya.

Jerry di Sumbar
Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga mengunjungi Pasar Sungai Tarab dan UMKM pengolahan produk susu Keju Lasi di Kabupaten Agam dan Rumah Tenun Pusako di Kabupaten Tanah Datar di Padang, Sumatra Barat, Selasa (28/6/2022). Foto: kemendag.go.id

Wamendag memulai kunjungannya kali ini ke UMKM pengolahan produk susu Keju Lasi di Kabupaten Agam dan dilanjutkan ke Rumah Tenun Pusako di Kabupaten Tanah Datar. Para pelaku UMKM diharapkan dapat terus berinovasi dan mulai bersiap merambah pasar ekspor.

“Kementerian Perdagangan hadir dengan tindakan nyata untuk memberdayakan, bahkan membantu UMKM agar bisa mengekspor produknya. Melalui Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) di bawah Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN), pelaku UMKM juga dapat mengikuti berbagai pelatihan,” tutur Wamendag.

Jerry di Sumbar
Saat mengunjungi Pasar Sungai Tarab di Kabupaten Tanah Datar, Wamandag menemukan minyak goreng curah dijual di bawah harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Foto: kemendag.go.id

Berbagai layanan di PPEI yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha seperti pelatihan ekspor, program pendampingan ekspor, seminar web, serta berbagai kegiatan terkait melalui Youtube dan microlearning. Selain itu, terdapat layanan di Ditjen PEN yang juga dapat dimanfaatkan pelaku usaha, yaitu layanan informasi pasar ekspor, pengembangan desain produk, dan promosi ekspor Di samping melakukan kunjungan UMKM, Wamendag juga meninjau Pasar Sungai Tarab di Kabupaten Tanah Datar. Hal ini khususnya guna memantau harga minyak goreng (migor) curah.

“Harga migor curah di Pasar Sungai Tarab Rp15.000/kg. Dengan kata lain, harga migor di pasar Tarab di bawah harga eceran tertinggi (HET), yaitu Rp14.000/liter atau Rp15.500/kg,” jelas Wamendag. Wamendag menegaskan, pemerintah akan terus berupaya menyediakan migor curah dengan harga yang terjangkau. Upaya tersebut dilakukan dengan terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bapok, khususnya migor ke pasar rakyat. Hal itu bertujuan mendapatkan informasi dan data secara langsung.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments