Tuesday, July 5, 2022
No menu items!
spot_img
HomeEkonomiHipmi: DK OJK Terpilih Harus Pro Pengusaha Muda

Hipmi: DK OJK Terpilih Harus Pro Pengusaha Muda

Jakarta, benang.id – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) berharap ke depan anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang terpilih mampu mengaklerasi segala perubahan yang begitu cepat dalam bentuk regulasi yang baik, dan pro pengusaha muda.

Demikian dikemukakan Ketua Bidang Ekonomi dan Perbankan Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi Anggawira terkait pelaksanaan fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) calon anggota DK  OJK periode 2022-2027, oleh DPR RI pada Rabu dan Kamis (6-7/4/2022) kepada 14 calon yang telah dipilih Presiden Joko Widodo.

Fit and proper test ini dilakukan untuk mencari tujuh nama yang akan mengisi tujuh posisi DK OJK jilid III. Mulai dari ketua, wakil ketua, kepala eksekutif pengawas perbankan, kepala eksekutif pengawas pasar modal, kepala eksekutif IKNB, ketua dewan audit serta anggota yang membidangi edukasi dan perlindungan konsumen.

“Kami berharap ke depan komisioner OJK yang terpilih bisa membuat regulasi yang tentunya dapat mengakomodir semua pihak karena regulasi keuangan ini sangatlah cepat harus bisa menyesuaikan dengan situasi dan kondisi, makanya perlu komisioner yang adaptif dan punya terebosan-terobosan yang out of the box,” ungkap Anggawira pada keterangan tertulisnya Rabu (6/4/2022).

Anggawira menambahkan Hipmi berharap komisioner yang terpilih mampu saling bersinergi dan berkolaborasi dengan dunia usaha agar bisa bersama merespon tantangan yang ada.

“Terkait kebijakan-kebijakan seperti di kementrian keuangan banyaknya Peraturan Menteri (Permen) dan Keputusan Menteri (Kepmen) yang masih belum sesuai dan harus diakselerasi secara implementatif supaya sinergis,” kata Anggawira.

Ia juga mengingatkan jangan sampai nantinya peraturan yang ada bertabrakan terhadap industri jasa keuangan yang ada. Di sini perlu adanya pembenahan terutama di sektor fintech dengan lebih memberikan ruang. Karena menjadi salah satu solusi dan alternatif dalam mendapatkan pembiayaan karena kalau hanya mengandalkan perbankan tentu akan sulit karena banyaknya aturan-aturan yang harus dipenuhi.

“Yang pasti siapapun yang akan terpilih, bisa memberikan kontribusi terbaik dalam menangani segala permasalahan keuangan di Indonesia, dan tentunya saling bersinergi bukan hanya dengan pemerintahan lainnya, tapi juga bisa bersinergi dengan Hipmi dan pihak-pihak terkait lainnya,” tutup Anggawira.

Adapun pengambilan keputusan hasil fit and proper test akan dilakukan pada rapat internal Komisi XI DPR RI pada 11 April 2022 pukul 12.00 WIB.  

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments