Karang Taruna Yogyakarta Ajak Generasi Muda Kenali Filosofi Busana Adat Jawa

0

YOGYAKARTA, BENANG.ID – Mengenakan busana adat Jawa bukan sekadar mengikuti tradisi, tetapi juga memahami nilai dan filosofi yang terkandung di dalamnya.

Semangat inilah yang diusung Karang Taruna Kota Yogyakarta bersama JBM Kelurahan Giwangan melalui kegiatan Piwulangan Jawa: Belajar Filosofi Gagrak Yogyakarta di Bendhungan Lepen, Giwangan, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Bidang Seni Budaya dan Keistimewaan Karang Taruna Kota Yogyakarta ini menjadi ruang belajar budaya bagi masyarakat lintas generasi, mulai dari anak-anak TK hingga orang dewasa.

Wakil Ketua Bidang 6 Seni Budaya dan Keistimewaan Karang Taruna Kota Yogyakarta, RM Drasthya Wironegoro, mengatakan pemahaman tentang busana adat perlu diperkuat agar masyarakat tidak hanya terbiasa mengenakannya, tetapi juga memahami tata cara dan makna di balik setiap unsur pakaian tradisional.

Materi yang menjadi perhatian adalah penggunaan jarik, termasuk perbedaan tata cara pemakaiannya berdasarkan jenis kelamin dan tahapan usia.

Menurut Drasthya, pengetahuan tersebut penting bagi masyarakat Yogyakarta, terutama pelajar yang telah terbiasa mengenakan busana adat dalam kegiatan tertentu, seperti peringatan Kamis Pon.

Melalui pembelajaran ini, peserta diajak mengenal sejarah, filosofi, sekaligus praktik penggunaan busana adat Gagrak Yogyakarta sesuai kaidah tradisi.

Drasthya berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak kalangan, khususnya generasi muda yang memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan budaya Jawa.

Kolaborasi Karang Taruna Kota Yogyakarta dan JBM Kelurahan Giwangan ini sekaligus menegaskan bahwa pelestarian budaya membutuhkan ruang belajar yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Dengan semangat “Nguri-uri Budaya Jawa, Mangertosi Filosofi Gagrak Ngayogyakarta”, kegiatan Piwulangan Jawa diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal, tidak hanya melalui penggunaan busana adat, tetapi juga melalui pemahaman dan pengamalan nilai-nilai yang diwariskan lintas generasi. (*)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here