
Yogyakarta, benang.id – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Yogyakarta Santo Thomas Aquinas melakukan audiensi resmi dengan jajaran Rektorat Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), menyusul redupnya benih-benih kepemimpinan.
Pertemuan yang berlangsung di Gedung Rektorat UAJY pada Senin (15/6/2026) ini melahirkan komitmen kuat untuk membenahi krisis kepemimpinan mahasiswa Katolik sejak dari lingkup kampus.
Ketua Presidium PMKRI Cabang Yogyakarta masa bakti 2026-2027, Decky Kevin Pradekta, menegaskan arah gerak organisasi ke depan.
“PMKRI Cabang Yogyakarta berkomitmen menjadi wadah dan rumah kaderisasi bagi mahasiswa-mahasiswi Katolik di DIY yang berdampak di masyarakat. Kami berharap dapat melahirkan calon pemimpin bangsa di bidang masing-masing demi Gereja dan Bangsa,” ujarnya.
Langkah ini diperkuat oleh Sekretaris Jenderal PMKRI Cabang Yogyakarta, Leo Agung, yang menyoroti tantangan generasi muda saat ini. Menurut Leo, krisis kepemimpinan yang terjadi di kalangan mahasiswa Katolik merupakan urgensi yang harus dibenahi langsung dari akarnya, dimulai dari lingkungan universitas.
Menanggapi tantangan tersebut, Ketua Koordinator PMKRI Komisariat UAJY, Carlos Hendriko, berharap kehadiran komisariat baru ini mampu menjadi mitra strategis kampus.
Carlos menyebutkan bahwa PMKRI Komisariat UAJY siap menjalin kerja sama dalam kegiatan akademik maupun non-akademik yang selaras dengan Tiga Benang Merah Perhimpunan (Fraternitas, Kristianitas, dan Intelektualitas).
Gagasan ini disambut baik oleh Sr Clara Ayuk Kusumaningrum CB, yang menegaskan bahwa PMKRI dapat berkolaborasi secara konkret dengan Campus Ministry UAJY, khususnya dalam program-program pengembangan kepemimpinan dan kerohanian.

Wakil Rektor 3 UAJY, Ir Yosef Daryanto ST MSc PhD, yang menerima langsung audiensi ini menyatakan kesiapan pihak universitas untuk mengawal proses ini. Ia menyampaikan bahwa rektorat siap membersamai berdirinya PMKRI Komisariat UAJY melalui beberapa tahapan administrasi dan kelembagaan yang akan dimusyawarahkan bersama ke depan.
Adapun hasil konkret dari audiensi tersebut melahirkan tiga poin kesepakatan:
1. Dukungan Kelembagaan: Pihak Rektorat UAJY mendukung penuh berdirinya PMKRI Komisariat Atma Jaya.
2. Kolaborasi Program: Kedua belah pihak siap bekerja sama dalam berbagai lini, mulai dari kegiatan rohani hingga pengembangan kompetensi akademik dan non-akademik.
3. Sinergi Nilai: PMKRI Yogyakarta dan Rektorat UAJY sepakat menjalin hubungan erat demi kepentingan Gereja dan Bangsa, sekaligus menumbuhkan nilai-nilai Keatmajayaan di dalam diri mahasiswa.
Pertemuan strategis ini dihadiri oleh Wakil Rektor 3 UAJY Ir Yosef Daryanto ST MSc PhD; Kepala Kantor Kemahasiswaan, Alumni, dan Kampus Merdeka (KKACM) Surya Adi Pramana SIP MSi; serta Sr Clara Ayuk Kusumaningrum CB.
Sementara dari delegasi PMKRI hadir Ketua Presidium PMKRI Cabang Yogyakarta Decky Kevin Pradekta, Sekjend Leo Agung, Ketua Koordinator PMKRI Komisariat UAJY Carlos Hendriko, serta perwakilan pengurus DPC PMKRI Cabang Yogyakarta Santo Thomas Aquinas periode 2026-2027. (*/GK)


