
JAKARTA, BENANG.ID – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid masuk dalam daftar 10 menteri dengan persepsi kinerja terbaik di Kabinet Merah Putih.
Dalam survei terbaru Indonesia Political Opinion (IPO), Meutya menempati posisi kesepuluh dengan perolehan 5,9 persen sekaligus menjadi menteri perempuan dengan penilaian tertinggi.
Temuan tersebut terungkap dalam survei IPO bertajuk “Refleksi dan Evaluasi Publik: Dua Tahun Kabinet Merah Putih” yang dipaparkan secara daring pada Sabtu (24/10/2026).
Survei ini memotret pandangan masyarakat terhadap kinerja para menteri dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan, Meutya memperoleh penilaian tertinggi di antara menteri perempuan dalam kategori menteri yang dianggap bekerja paling baik oleh responden.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana berada di posisi berikutnya dalam kelompok tersebut.
“Meutya Hafid menjadi menteri perempuan yang paling tinggi penilaian publik terkait dengan bekerja paling baik, disusul posisi kedua dari menteri perempuan yaitu Widiyanti Putri Wardhana,” kata Dedi saat memaparkan hasil survei.
Meski berada di urutan kesepuluh dalam daftar keseluruhan, posisi Meutya menunjukkan bahwa namanya masuk dalam jajaran menteri yang mendapat penilaian positif dari responden dalam survei tersebut.
Amran Sulaiman Pimpin Daftar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Dalam daftar persepsi kinerja terbaik versi IPO, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menempati posisi teratas dengan perolehan 33 persen.
Di bawahnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono memperoleh 25,2 persen.
Posisi ketiga ditempati Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dengan 24,5 persen.
Berikutnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mencatatkan 21,8 persen, disusul Menteri Kebudayaan Fadli Zon dengan 20,5 persen.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Sugiono berada di urutan berikutnya dengan 16,1 persen.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memperoleh 13,8 persen.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mencatatkan 12 persen, sedangkan Menteri Agama Nasaruddin Umar memperoleh 10,3 persen.
Meutya Hafid melengkapi daftar 10 besar dengan angka 5,9 persen.
Meutya Juga Dinilai dalam Klaster Politik dan Keamanan
Penilaian terhadap Meutya turut tercatat dalam klaster pejabat bidang Politik dan Keamanan.
Pada kategori tingkat kepuasan publik di klaster tersebut, Meutya memperoleh 4,9 persen dan berada di posisi kedua.
Angka itu berada di bawah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang mencatatkan 13,5 persen.
Hasil tersebut menjadi bagian lain dari pemetaan persepsi publik terhadap pejabat pemerintahan dalam survei IPO.
Dedi menjelaskan, penilaian masyarakat terhadap kinerja pejabat tidak berdiri sendiri.
Tingkat popularitas dan keterkenalan seorang menteri, aktivitas kementerian, serta intensitas publikasi juga dapat memengaruhi persepsi publik.
Karena itu, hasil survei perlu dibaca sebagai gambaran penilaian responden pada periode penelitian, bukan sebagai satu-satunya ukuran untuk menilai keseluruhan kinerja kementerian.
Metode Survei IPO
IPO melaksanakan survei nasional pada 12–20 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden dari berbagai wilayah di Indonesia.
Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode multistage random sampling.
Survei tersebut mencantumkan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar 2,9 persen.
Hasil survei ini memberikan gambaran mengenai persepsi masyarakat terhadap para menteri Kabinet Merah Putih selama periode penelitian.
Adapun posisi Meutya Hafid dalam daftar tersebut menempatkannya di antara 10 nama menteri yang memperoleh penilaian kinerja terbaik menurut responden IPO. (*)

