Pelatih PSS dan Kiper Persebaya Berduka atas Tragedi Suporter di Tol Madiun

0

SURABAYA, BENANG.ID – Kecelakaan terjadi di KM 616 Tol Ngawi-Kertosono, wilayah Madiun, Minggu (18/10/2026), saat rombongan suporter PSS Sleman menuju Surabaya. Empat suporter meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka berat.

Korban meninggal ialah Novan Dika Dwi P (19), Fakhri Maulana Al-Zaki (20), Iyan Fathur Ar-Rozaq (15), dan Rio Rahman Sahid (23). Adapun korban luka berat adalah Anis Abdul Rohman (20) dan Adi Suwarto (26).

Sebelum laga Persebaya kontra PSS di Stadion Gelora Bung Tomo, pemain kedua tim mengheningkan cipta dan mengenakan pita hitam untuk menghormati para korban.

Huistra: Kabar Duka Jadi Pukulan Berat

Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, menyebut kecelakaan itu menjadi pukulan berat bagi seluruh tim.

“Kabar tersebut menjadi kejutan besar dan menimbulkan kesedihan bagi seluruh tim. Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Kami sangat sedih dengan kejadian ini dan berharap peristiwa seperti ini tidak terjadi lagi,” kata Huistra.

Manajemen PSS melalui perwakilan eksekutif, Vita Subiyakti, turut menyampaikan duka cita dan mengingatkan Sleman Fans agar mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan rombongan suporter PSS Sleman yang tengah melakukan perjalanan menuju Surabaya,” ujar Vita.

Ia mendoakan para korban meninggal mendapat tempat terbaik, keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, dan korban luka segera pulih.

Ernando Ajak Suporter Lebih Berhati-hati

Penjaga gawang Persebaya, Ernando Ari Sutaryadi, mengajak seluruh suporter, termasuk Bonek, Bonita, dan Sleman Fans, lebih berhati-hati dalam perjalanan.

“Kami turut berbelasungkawa. Untuk seluruh suporter Indonesia, baik pendukung PSS maupun Bonek dan Bonita, agar lebih berhati-hati selama perjalanan karena apa pun itu tidak sebanding dengan nyawa,” tegas Ernando.

Tragedi ini menjadi duka bersama bagi komunitas sepak bola Indonesia. Penghormatan sebelum pertandingan menunjukkan rivalitas di lapangan tidak menghapus solidaritas dan kepedulian terhadap keselamatan suporter. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here